Pada pelaksanaan lelang tanggal 9-13 November kemarin, pasangan mata uang pound/dolar menunjukkan pertumbuhan yang cukup sederhana. Keinginan mata uang Inggris untuk menjadi kuat tertahan oleh situasi epidemiologis yang sulit dengan penyebaran COVID-19 ini baik di Inggris maupun di Amerika Serikat. Mempertimbangkan situasi saat ini, sentimen resiko diminimalkan dan pertumbuhan pound sebgian besar dipengaruhi oleh gambaran teknis.
Mingguan

Prospek pertumbuhan lebih lanjut terlihat setelah akhir pekan diminggu lalu dengan terbentuknya candle bullish besar dengan harga penutupan diatas 200 moving average eksponensial. Akan tetapi faktanya inilah yang sebenarnya terjadi, tetapi resistensi yang kuat dari penjual pada area 1.3300 membatasi kenaikan suku bunga dan tidak memungkinkan pasangan ini untuk naik lebih tinggi lagi. Sehingga akibatnya, candle mingguan terakhir terbentuk dengan ayangan atas yang panjang, dan ternyata jauh lebih besar dari tubuh bullish candle itu sendiri. Seringkali, setelah kemunculan candle semacam itu, nilai tukar menurun, namun situasi pasar saat ini jauh dari ambigu, kedua opsi untuk pergerakan harga juga harus dipertimbangkan. Pasangan GBP/USD saat ini diperdagangkan dikisaran 1.3300-1.3100, jalam keluarnya dapat menunjukkan arah kutipan selanjutnya. Sensus tertinggi sebelumnya pada 1.3311 dan penutupan perdagangan mingguan diatas tanda ini menunjukkan pertumbuhan selanjutnya dari mata uang Inggris. Jika pertahanan pound berhasil menulis ulang posisi terendah sebelumnya dan menutup perdagangan mingguan dibawah level 1.3100, hal ini akan menjadi saat yang tepat untuk mempercayai kelanjutan dari skenario penurunan.
Harian

Dapat dilihat dalam jangka waktu ini bahwa pasangan berguling kembali ke 1.3105 setelah naik ke 1.3311. Mereka menemukan dukungan pada tanda ini dan garis Tenkan dari indikator Ichimoku tersebut berbalik naik.
Pada sesi hari ini, poundsterling Inggris menguat dan pada saat ini diperdagangkan didekat 1.3210. Pada saat yang sama, rebound harga terlihat jelas, yang terjadi dari 1.3240, dimana resistensi yang kuat dari para penjual tampaknya sangat terkonsentrasi. Untuk membuat keputusan pada situasi saat ini sangat tidak mudah. Menurut saya pribadi, ada kemungkinan positioning dikedua arah.
Pembelian berikutnya dapat direncanakan setelah penurunan dizona harga 1.3200-1.3175. Sangat direkomendasikan untuk mencari posisi buy pada harga yang lebih menguntungkan dengan mengikuti penurunan ke area 1.3150-1.3130. Penjualan akan menjadi cukup relevan setelah kemunculan dizona harga 1.3250-1.3300 model bearish candle Jepang pada grafik harian, empat jam, dan per jam. Dapat kita yakini bahwa sebelum membuka posisi dikedua arah, akan lebih baik untuk mendapatkan dukungan dari sinyal konfirmasi yang dapat menjadi model analisa candlestick.
Dari peristiwa diminggu ini yang mungkin berdampak pada dinamika poundsterling, ada baiknya kita menyoroti pidato yang akan diberikan esok oleh kepala Bank of England, Andrew Bailey, serta data indeks harga konsumen Inggis yang akan dirilis pada hari Rabu 18 November nanti.
