logo

FX.co ★ Konsolidasi pasca akhir pekan panjang hampir usai. Gambaran umum USD, CAD, dan JPY

Konsolidasi pasca akhir pekan panjang hampir usai. Gambaran umum USD, CAD, dan JPY

Pasar berkonsolidasi akibat aliran data ekonomi makro yang lemah. Pada hari Selasa, indeks saham AS tidak berubah signifikan, sementara dinamika harga bahan mentah hampir tidak ada.

IMF menaikkan perkiraan pertumbuhan global menjadi 6% (sebelumnya 5,5%), dengan AS sebagai pendorong utama IMF, menekankan bahwa AS akan menjadi satu-satunya negara ternama yang melampaui tingkat produksi sebelum pandemi. Optimisme tersebut berkat adanya insentif fiskal berskala besar yang menjadi rahasia umum.

Hari ini, risalah rapat FOMC bulan Maret akan diterbitkan, yang akan menarik dari sudut pandang diskusi tentang nasib program pembelian aset, namun sepertinya tidak akan berdampak pada harga, karena paket stimulus baru disahkan setelah rapat Fed. Oleh karena itu, nilainya secara signifikan melebihi semua yang dibahas sebelumnya.

Kami perkirakan dolar AS akan terus naik terhadap sebagian besar mata uang hari ini setelah periode singkat konsolidasi selesai.

USD/CAD

Posisi long bersih pada CAD sedikit lebih kuat, dengan kenaikan sebanyak 111 juta menjadi 516 juga selama sepekan, namun harga perkiraan masih lebih tinggi daripada rata-rata jangka panjang dan mempertahankan tren naik, yang menunjukkan reversal bullish telah terjadi.

Konsolidasi pasca akhir pekan panjang hampir usai. Gambaran umum USD, CAD, dan JPY

Pada awal pekan, kalender Kanada kosong. Tidak ada pendorong internal, sehingga dolar Kanada terus dalam zona konsolidasi, menunggu publikasi laporan ketenagakerjaan pada hari Jumat. Lapangan kerja baru diperkirakan naik sebanyak 100.000, yang secara umum cukup rendah terhadap latar belakang dicabutnya pembatasan pada bulan Maret dan pemulihan di sektor jasa.

Pasangan USD/CAD diperkirakan naik ke atas titik tertinggi lokal sebelumnya di 1.2646 dan upaya untuk menguji resistance di 1.2730/40.

USD/JPY

Yen Jepang membentuk titik tertinggi sementara di 111, setelah itu, yen kembali jatuh sebagai bagian dari koreksi. Tidak ada alasan untuk mempertimbangkan pullback ini sebagai reversal bearish skala besar, karena yen masih menjadi outsider dalam pasangan dengan dolar dan ada alasan eksternal dan internal untuk hal ini.

Menurut laporan CFTC, posisi short bersihnaik sebanyak 576 juta selama pekan pelaporan dan mencapai -6.737 miliar. JPY nampak sangat memburuk dibandingkan mata uang G10 lainnya. Pertumbuhan harga perkiraan melambat, terutama karena pertumbuhan yield Treasury AS telah usai, namun dengan meyakinkan terus lebih tinggi daripada rata-rata jangka panjang.

Lihat juga: InstaForex adalah salah satu pimpinan di pasar Forex, 12 tahun di pasar, lebih dari 7.000.000 klien aktif.
Konsolidasi pasca akhir pekan panjang hampir usai. Gambaran umum USD, CAD, dan JPY

Sementara itu, semua alasan internal mengecewakan. Indeks Tankan yang dirilis pekan lalu secara umum sedikit lebih baik daripada prakiraan, namun hal positif yang hampir tidak tampak ini sepenuhnya terhapus oleh laporan pengeluaran rumah tangga pada bulan Februari, yang turun menajdi -6,6 y/y. Ini sangat lebih buruk dibandingkan prakiraan dan menandakan peningkatan tekanan deflasi.

Mengutip hambatan terkait COVID-19, sebagian besar perusahaan besar memutuskan untuk tidak menaikkan gaji, dan semua upaya dalam negosiasi musim semi berakhir nihil. Diperkirakan bahwa pada musim panas, pembayaran bonus per pegawai akan menurun. Mizuho Bank memprediksi penurunan pembayaran bonus sebesar 5,1%, yang akan menjadi indikator terburuk sejak 2009 dan terntunya tidak akan berkontribusi pada pertumbuhan permintaan konsumen.

Penurunan permintaan domestik menimbulkan masalah penurunan pendapatan perusahaan. Sementara itu, yen tercatat berada di break-even point. Menurut perhitungan bulan Januari Institute for Economic and Social Research di bawah Kabinet Menteri, titik ini senilai 99,8 yen per dolar, yang berarti bahwa marginnya cukup tinggi. Dengan kata lain, apresiasi pasar USD/JPY pada Januari-Maret telah meningkatkan laba eksportir, namun kembalinya harga ke level break-even akan menimbulkan masalah besar.

Konsolidasi pasca akhir pekan panjang hampir usai. Gambaran umum USD, CAD, dan JPYMeskipun situasi tampak stabil, penurunan permintaan domestik diimbangi oleh pelemahan yen dan pertumbuhan laba eksportir. Ini berarti bahwa di tahap ini, Bank of Japan cenderung tidak akan campur tangan, sehingga yen Jepang akan ditentukan sebagian besar oleh fluktuasi permintaan terhadap risiko do pasar global. Sejauh ini, dapat diasumsikan bahwa penguatan dolar AS dan kelanjutan pertumbuhan harga minyak akan menarik pasangan USD/JPY naik. Target ditetapkan di level 112.20/40. Penurunan korektif mungkin berakhir di support 109.38 dan 109.01.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading