logo

FX.co ★ Lebih dari $7 miliar telah ditarik dari Tether - inikah waktunya untuk cemas?

Lebih dari $7 miliar telah ditarik dari Tether - inikah waktunya untuk cemas?

Setelah Terra USD kolaps, banyak investor mulai gelisah, khawatir jika kisah yang sama dapat terulang dengan stablecoins lainnya yang dipatok kepada dolar. Hanya satu Tether kehilangan sekitar $7 miliar karena mata uang kripto itu juga terombang-ambing, ini menunjukkan decoupling tipis dari nilai tukar 1:1. Ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai simpanan perusahaan yang mendasari stablecoin terbesar dunia.

Menurut data, penawaran turnover Tether telah turun dari sekitar $83 miliar sepekan lalu menjadi kurang dari $76 miliar dan outflow terus diawasi. Banyak pakar menganggap ini sebagai ujian baru untuk seluruh pasar kriptokurensi.

Lihat juga: Mulai trading Forex dengan broker level Eropa!
Lebih dari $7 miliar telah ditarik dari Tether - inikah waktunya untuk cemas?

Seperti yang saya soroti di atas, stablecoin seharusnya selalu bernilai $1, tapi Kamis lalu harganya jatuh ke 95 sen di tengah kepanikan mengenai tumbangnya token saingan bernama Terra USD. Terra sebelumnya menyatakan bahwa semua tokennya diamankan dalam simpanan dengan cara dipatok satu persatu dengan dolar. Namun, pada serangan masif pertama, yang direncanakan oleh perusahaan-perusahaan keuangan besar, semua sekuritas kolaps dengan cepat, yang memicu jatuhnya USD dan kolapsnya perusahaan itu sendiri. Beberapa spesialis terkemuka kripto telah menyimpulkan bahwa Blackrock dan Citadel yang menjadi biang kerok dibalik jatuhnya Terra. Sebagian besar stablecoin didukung oleh simpanan fiat dan idenya adalah mereka memiliki cukup jaminan jika pengguna memutuskan untuk menarik dana mereka. Tapi generasi baru stablecoin "algoritmik", seperti terraUSD atau UST, mencoba untuk mendasarkan patokan dolar mereka pada kode. Kemana ini mengarah - anda sudah mengetahui semuanya sendiri.

Saya telah berulang kali menyaksikan kritik terhadap Tether. Itu didasarkan pada fakta bahwa dana riil disimpan dalam cadangan perusahaan yang mencapai sekitar $4,2 miliar, bagian lain - $34,5 miliar - terdiri dari obligasi dengan jatuh tempo kurang dari tiga bulan, dan $24,2 miliar diinvestasikan dalam sekuritas komersial secara bersamaan. Tether telah berulang kali menghadapi seruan dari investor untuk menjalankan audit penuh pada cadangannya. Pada Juli 2021, perusahaan mengumumkan akan melaksanakannya dalam beberapa bulan mendatang, tapi hingga kini belum dilakukan.

Pekan lalu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan mengenai risiko terhadap stabilitas keuangan dan juga meminta agar semua stablecoin diatur dalam undang-undang dan meminta Senat untuk menyetujui RUU baru mengenai sektor ini pada akhir 2022.

Politisi Eropa juga tidak berdiam diri. Gubernur Bank of France, Francois Villeroy de Gallo, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa gejolak terbaru dalam bursa kriptokurensi harus dianggap sebagai peringatan untuk regulator global. Kriptokurensi dapat menghancurkan sistem keuangan jika mereka tidak diatur - khususnya stablecoins. Fabio Panetta, anggota dewan eksekutif ECB, juga menyoroti bahwa stablecoin seperti Tether sangatlah rentan. Jika pemilik USDT menarik uang mereka secara massal, mungkin tidak akan ada cukup likuiditas. Saat ini, Uni Eropa berencana untuk memperkenalkan pengawasan regulasi yang ketat terhadap stablecoin.

Perlu dicatat bahwa Tether adalah bagian penting dari pasar kripto. Dengan bantuannya, transaksi bernilai miliaran dolar dibuat harian. Investor seringkali mentransfer uang mereka ke USDT ketika volatilitas kriptokurensi meningkat.

Sedangkan untuk kriptokurensi itu sendiri, setelah penjualan terbesar yang dipicu oleh kolaps stablecoin UST dan blockchain Terra, nilai tukar bitcoin sedikit stabil. Namun, masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa pembeli semakin aktif kembali ke pasar dan bukan sebaliknya, aksi take profit dan trader spekulatif membantu mendukung hal ini, tapi pemain besar tetap menunggu. Untuk mengembangkan inisiatif bulls, tindakan aktif diperlukan di area $31.000, tapi sebelum itu, anda perlu mencoba untuk kembali ke atas $29.400, yang mereka lewati baru-baru ini. Hanya konsolidasi di atas dua kisaran itu yang akan dengan cepat mengembalikan instrumen trading ini ke $32.650, yang memungkinkan investor untuk menenangkan diri sejenak. Breakdown level $29.400 dan ketiadaan pembeli akan membawa instrumen trading ini kembali ke level minimum $27.600 dan di sana harga akan mendekati $25.700, yang akan membalikkan pasar kembali dan memicu kepanikan banyak investor.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading