logo

FX.co ★ Pasar saham AS anjlok ke titik terendah baru

Pasar saham AS anjlok ke titik terendah baru

Pasar saham AS anjlok ke titik terendah baru

S&P 500

Ulasan 6 Juni 2022

Pasar saham AS mencapai posisi terendah tahunan baru, mencatat penurunan minggu kedua berturut-turut. Harga minyak anjlok.

Indeks utama AS menunjukkan sedikit kenaikan pada akhir minggu: Dow Jones Industrial Average tetap tidak berubah, NASDAQ Composite bertambah 1,4%, S&P 500 naik 0,2%.

S&P 500: 3,675. Rentang trading: 3,630 - 3,750

S&P 500 berjangka memulai hari perdagangan baru dengan kenaikan 0,5%.

Pasar Asia bervariasi: pasar Jepang melemah 0,8%, pasar China menguat 0,5%.

Pasar AS menunjukkan penurunan kuat. Selama dua minggu terakhir, indeks S&P 500 turun 12%, mencapai posisi terendah setahun. Sejak awal tahun, indeks S&P 500 melemah hampir 25%.

Dari sudut pandang teknikal, pasar jelas dalam tren menurun, tetapi penurunannya begitu signifikan sehingga pasar berpeluang untuk memasuki koreksi ke atas dalam waktu dekat. Dengan demikian, Anda dapat mencoba melakukan pembelian. Untuk posisi short, ada baiknya menunggu rebound kuat.

Energi: Minyak telah lama mengabaikan indikator ekonomi yang suram dan berita negatif di pasar saham. Namun, aset tersebut minggu lalu turun sekitar $7, atau lebih dari 5%. Minyak mentah Brent memulai minggu perdagangan baru di level $113.

Pasar saham Eropa juga turun sekitar 4-5% selama seminggu.

Bank of America memberikan prakiraan negatif pada akhir minggu. Bank memperkirakan Amerika Serikat memiliki peluang 40% untuk masuk ke dalam resesi pada tahun 2023, dengan sedikit rebound pertumbuhan pada tahun 2024. Alasannya adalah kampanye The Fed yang tertunda, yang bertujuan memerangi inflasi tinggi, yang kemungkinan akan memicu resesi. Regulator AS juga menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi untuk 2023-24 dan menaikkan estimasi inflasi menjadi 5,6% tahun ini. Menurut ekspektasi, suku bunga acuan Fed akan mengakhiri tahun di 3,4%.

Jadi, risikonya berupa inflasi dan kenaikan suku bunga The Fed. Inflasi, pada gilirannya, menimbulkan risiko kenaikan harga minyak dan gas serta krisis pangan.

Minggu depan, para menteri luar negeri Uni Eropa akan membahas cara untuk membebaskan jutaan ton biji-bijian yang tersangkut di Ukraina. Selain itu, para pemimpin Uni Eropa diharapkan untuk mengevaluasi apakah akan memberikan status kandidat Uni Eropa untuk Ukraina dan Moldova pada pertemuan puncak mereka.

Secara umum, kalender ekonomi makro minggu ini tidak berisi rilis penting dari AS.

Produsen mobil listrik AS, Tesla, merencanakan pemangkasan, yang merupakan sinyal jelas bahwa permintaan kemungkinan tidak akan kuat.

Pemerintah AS siap menghapus beberapa tarif yang dikenakan di bawah pemerintahan Trump terhadap barang-barang China untuk memperlambat inflasi di negara tersebut. Presiden AS, Joe Biden, juga mempertimbangkan untuk mendeklarasikan bebas pajak gas federal untuk menurunkan harga bahan bakar.

Eropa: Partai presiden Prancis, Emmanuel Macron, "terpukul dan kalah" pada hari Minggu setelah aliansi sayap kirinya yang baru menunjukkan hasil kuat dalam putaran pertama pemilihan parlemen.

Kesimpulan: Posisi long mungkin dibuka dengan hati-hati, mengandalkan koreksi ke atas yang kuat. Sedangkan untuk posisi short, ada baiknya menunggu rebound.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading