logo

FX.co ★ Cara mentradingkan GBP/USD pada 23 Juni. Tips dan analisis transaksi untuk pemula

Cara mentradingkan GBP/USD pada 23 Juni. Tips dan analisis transaksi untuk pemula

Analisis transaksi hari Rabu:

Chart 30M GBP/USD.

Cara mentradingkan GBP/USD pada 23 Juni. Tips dan analisis transaksi untuk pemula

Pada hari Rabu, GBP/USD menunjukkan pergerakan yang mirip dengan EUR/USD. Harga turun ada paruh pertama hari dan naik pada paruh kedua. Inggris menerima rilis data inflasi, dan Ketua Fed, Powell, bersaksi di Kongres. Dengan demikian, inflasi Inggris meningkat menjadi 9,1% pada bulan Mei. Meskipun angka sesuai dengan prakiraan, aksi jual singkat GBP dimulai. Seperti yang kita ketahui semakin tinggi inflasi, semakin besar kemungkinan pengetatan moneter lebih lanjut oleh Bank of England. Dengan kata lain, pound seharusnya naik pada paruh pertama hari dan jatuh di paruh kedua. Sementara itu, Powell mengkonfirmasi niat The Fed untuk terus memerangi rekor inflasi. Jadi, mungkin untuk mengatakan bahwa pound memiliki reaksi yang berlawanan dengan data dan pidato Powell. Mata uang ini berada dalam tren naik dan mungkin untuk sementara terus membentuk retracement naik. Prospeknya masih belum jelas.

Chart 5M GBP/USD

Cara mentradingkan GBP/USD pada 23 Juni. Tips dan analisis transaksi untuk pemula

Pada timeframe M5, ada sinyal benar dan palsu yang terbentuk. Pasangan ini memantul dari 1.2216, yang menghasilkan sinyal beli palsu. Kemudian menembus angka 1.2216, menciptakan sinyal jual yang sebenarnya, jatuh ke 1.2164, dan memantul. Pada saat memantul, inilah saatnya untuk menutup posisi short dan membuka posisi long. Pasangan ini kemudian menembus 1.2216, naik ke 1.2260, dan memantul. Jadi, sudah waktunya untuk menutup posisi long dan membuka posisi short. Namun, sinyal itu ternyata palsu, jadi tidak mungkin untuk mengatur stop-loss order. Akibatnya, transaksi tersebut tidak menguntungkan. Ketika harga menetap di atas 1.2260, sinyal beli terbentuk. Tidak ada gunanya masuk ke posisi long di sana karena harga terlalu tinggi pada saat sinyal terbentuk. Harga kemudian memantul dari 1.2260, membentuk sinyal beli terakhir, yang ternyata menguntungkan. Secara keseluruhan, profit mencapai 82 pips.

Rencana trading untuk hari Kamis:

Pada time frame M30, pasangan ini berada dalam tren naik namun garis tren sudah tidak relevan lagi. Pada hari Rabu, pound bereaksi secara tidak logis terhadap peristiwa dan laporan penting. Oleh karena itu, tren naik tidak mungkin memanjang. Dalam timeframe M5, level 1.2164, 1.2216, 1.2260, 1.2329-1.2337, 1.2371, dan 1.2471-1.2477 berdiri sebagai target pada hari Kamis. Order stop-loss harus ditetapkan pada breakeven point begitu harga bergerak 20 pips ke arah yang benar. Pada hari Kamis, Inggris dan AS akan menerima rilis data kegiatan usaha di sektor jasa dan manufaktur. Pasar mungkin bereaksi terhadap hasil tersebut jika satu atau beberapa indikator berbeda jauh dari prakiraan ekonom. Kesaksian Ketua Fed, Powell, di Kongres akan berlanjut pada hari Kamis.

Prinsip dasar sistem trading:

1) Kekuatan sinyal bergantung pada periode waktu di mana sinyal terbentuk (rebound atau penembusan). Semakin pendek periode ini, semakin kuat sinyalnya.

2) Jika dua atau lebih transaksi dibuka pada level tertentu menyusul sinyal palsu, yaitu sinyal yang tidak mengarahkan harga ke level Take Profit atau level target terdekat, maka sinyal berikutnya di dekat level ini harus diabaikan.

3) Selama tren sideways, setiap pasangan mata uang dapat membentuk banyak sinyal palsu atau tidak menghasilkan sinyal sama sekali. Bagaimanapun, tren sideways bukanlah kondisi terbaik untuk trading.

4) Perdagangan dibuka pada periode waktu antara awal sesi Eropa dan hingga pertengahan sesi Amerika ketika semua transaksi harus ditutup secara manual.

5) Kita dapat memperhatikan sinyal MACD dalam timeframe 30M hanya jika ada volatilitas yang bagus dan tren yang pasti dikonfirmasi oleh garis tren atau channel tren.

6) Jika dua level utama terlalu dekat satu sama lain (sekitar 5-15 pips), maka ini adalah area support atau resistance.

Cara menafsirkan chart:

Level Harga Support dan Resistance adalah level-level yang menjadi target saat membeli atau menjual pasangan ini. Anda dapat menempatkan level Take Profit di dekat level-level ini.

Garis merah adalah channel atau garis tren yang menampilkan tren saat ini dan menunjukkan ke arah mana perdagangan sebaiknya berlangsung.

Indikator MACD (14, 22, 3) terdiri dari histogram dan garis sinyal. Saat keduanya memotong satu sama lain, ini adalah sinyal untuk memasuki pasar.

Pengumuman penting dan laporan ekonomi yang dapat selalu Anda temukan dalam kalender berita dapat sangat memengaruhi pergerakan suatu pasangan mata uang. Oleh karena itu, selama keduanya rilis, kami sarankan untuk melakukan trading secermat mungkin atau keluar dari pasar untuk menghindari pembalikan harga yang tajam.

Pemula di pasar forex harus ingat bahwa tidak setiap transaksi dapat menghasilkan profit. Pengembangan strategi dan pengelolaan uang yang jelas adalah kunci keberhasilan trading dalam jangka waktu yang lama.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading