logo

FX.co ★ Euro naik dengan sensasional pasca retorika hawkish ECB, tapi pesta tidak akan lama

Euro naik dengan sensasional pasca retorika hawkish ECB, tapi pesta tidak akan lama

 Euro naik dengan sensasional pasca retorika hawkish ECB, tapi pesta tidak akan lama

Euro naik tajam sebesar 0,3% ke level $1.0578 pada Selasa malam. Batu loncatan untuk euro ini meruoakan ekspektasi pidato Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, hari ini.

Lihat juga: Mulai trading Forex dengan broker level Eropa!
 Euro naik dengan sensasional pasca retorika hawkish ECB, tapi pesta tidak akan lama

Semua perhatian trader mata uang minggu ini terfokus pada pertemuan tiga hari ECB di Sintra, Portugal.

Acara ini didedikasikan untuk menemukan kompromi antara perang melawan inflasi dan upaya bank sentral untuk memastikan "soft landing" ekonomi.

Forum ini dimulai kemarin. Presiden ECB, Christine Lagarde, dijadwalkan berpidato pada hari ini dan besok.

Ingat, ECB berada di ambang perubahan penting kebijakan moneternya. Pada bulan Juli, ECB bermaksud menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam 11 tahun guna melawan kenaikan harga yang cepat.

Sementara itu, hari ini beragam data inflasi diperkirakan akan rilis. Statistik untuk Jerman akan dipublikasikan pada hari Rabu, statistik Prancis dirilis Kamis, dan statistik untuk seluruh zona euro rilis pada hari Jumat.

Sekarang investor bertaruh bahwa data akan panas, jadi mereka berharap akan mendengar lebih banyak komentar hawkish dari Lagarde daripada sebelumnya.

Analis Goldman Sachs percaya bahwa pertemuan di Sintra kemungkinan akan memenuhi ekspektasi pasar. Dengan latar belakang ini, mata uang tunggal Eropa akan menerima dukungan signifikan.

Selain itu, para pakar tidak mengesampingkan bahwa retorika hawkish dari ECB akan berkontribusi pada penguatan euro dalam beberapa minggu mendatang - sampai bank sentral mengeluarkan keputusan suku bunga yang telah lama ditunggu-tunggu.

Namun, para ekonom Goldman Sachs mempertahankan pandangan bearish pada euro untuk paruh kedua tahun ini. Menurut mereka, depresiasi akan terjadi di tengah-tengah ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Gangguan pasokan gas terus meningkatkan kemungkinan resesi menjadi sekitar 40%," Goldman Sachs menyatakan dalam sebuah laporan.

Dalam jangka pendek, euro akan naik bukan hanya terhadap dolar. Saat ini, euro tumbuh di hampir semua arah.

Ekspektasi pidato Lagarde di forum mengarah pada fakta bahwa kemarin euro sekali lagi naik dengan kuat terhadap yen Jepang. Euro terakhir diperdagangkan di 143.28, mendekati level tertinggi 7 tahun pada minggu lalu.

Selain itu, euro terus menguat terhadap pound Inggris. Euro melonjak 1,2% bulan ini menjadi 86,15 pence.

Sekarang hanya franc Swiss yang terlihat seperti duri di mata euro. Franck tiba-tiba melonjak setelah Swiss National Bank menaikkan suku bunga sebesar 50bp pada bulan Juni, dan siap untuk menguji keseimbangan dengan euro.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading