logo

FX.co ★ Harga emas masih belum dapat naik di atas $1.800 per ounce

Harga emas masih belum dapat naik di atas $1.800 per ounce

Harga emas masih belum dapat naik di atas $1.800 per ounce

Menurut survei mingguan emas terbaru, harga belum dapat naik di atas $1.800 per ounce. Sebagian analis pasar mengatakan laporan ketenagakerjaan Jumat mematikan harapan untuk menembus level $1.800 secepatnya.

Lihat juga: Anda dapat buka akun trading di sini.
Harga emas masih belum dapat naik di atas $1.800 per ounce

Menjelang hasil survei terbaru, Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengatakan 528.000 lapangan kerja tercipta pada bulan Juli. Datanya jauh lebih besar dari ekspektasi para ekonom, yang memperkirakan kenaikan lapangan kerja sekitar 25.000. Laporan tersebut juga mencatat kenaikan solid dalam upah.

Sementara sebagian analis terus menyaksikan potensi kenaikan, banyak yang berpandangan netral dan bearish. Investor ritel tetap sangat optimis mengenai emas.

Pekan lalu, 16 analis Wall Street ambil bagian dalam survei emas. Di antara pesertanya, empat analis atau sebanyak 24% berpandangan bullish dalam jangka pendek. Pada waktu yang sama, tujuh analis atau 41%, berpandangan bearish. Dan enam analis atau 35% memilih netral.

Dalam poling secara daring di Main Street, 579 voting dikumpulkan. Dari jumlah ini, 379 responden, atau 65%, mengharapkan harga emas naik pekan ini. 124 voter lainnya atau 21% mengumumkan penurunan, sementara 76 voter atau 13%, netral.

Harga emas masih belum dapat naik di atas $1.800 per ounce

Para ekonom percaya laporan pekerjaan bulan Juli telah mengubah sentimen pasar karena investor sekarang berharap Federal Reserve akan menjaga sikap moneter yang agresif pada bulan September.

Instrumen The CME FedWatch menunjukkan ada lebih dari 70% peluang untuk kenaikan 75 basis poin bulan depan. Menjelang laporan ketenagakerjaan, pasar mengestimasi kemungkinan langkah yang agresif sebesar 34%.

Adrian Day, presiden Adrian Day Asset Management, memiliki pandangan netral terhadap harga emas selama pekan ini. Karena data ketenagakerjaan terbaru akan membuat investor emas lebih waspada. Namun, ia menambahkan bahwa ia tetap optimis dalam jangka panjang.

Frank McGhee, penjual logam mulia di Alliance Financial, berpandangan bearish karena logam mulia tidak lagi dapat melawan Fed.

Namun, sebagian analis tetap optimis mengenai logam mulia, dengan melihat bahwa harga tetap suportif. Jim Wyckoff mengatakan masih ada momentum bullish teknikal di pasar, yang dapat memicu harga emas yang lebih tinggi pekan ini.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading