logo

FX.co ★ Breaking forecast for GBP/USD on September 27, 2022

Breaking forecast for GBP/USD on September 27, 2022

Setelah pound sterling mencapai level terendah sepanjang masa, BoE mencoba untuk menenangkan pasar, tapi semua sia-sia. Kenyataannya adalah pengumuman regulator itu hanya mendorong kekhawatiran di kalangan trader. BoE mengatakan akan memantau situasi dan siap untuk mengambil langkah-langkah darurat. Terlebih, regulator itu tidak menyediakan informasi apapun, sehingga menimbulkan lebih banyak pertanyaan dan kekhawatiran. Kemungkinan bank sentral-lah yang memberikan petunjuk mengenai peluang rapat darurat. Sebagian analis menduga bahwa rapat tersebut dapat berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Kenyataannya adalah BoE menyebarkan rumor dapat dibuktikan oleh sepinya komentar mengenai isu tersebut. Asumsi tersebut menyebabkan rebound yang signifikan. Terlebih, sebelum itu, pound sterling menunjukkan penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Penurunan itu bahkan jauh lebih besar dibandingkan dengan penurunan yang terjadi tepat setelah referendum untuk meninggalkan UE. Bagaimanapun, investor sangat khawatir di tengah ekspektasi langkah-langkah baru dari BoE. Sebaliknya, pound Inggris dapat melanjutkan penurunan. Skenario ini tidak dapat diabaikan karena mata uang ini mendekati paritas dengan dolar AS.

Lihat juga: Anda dapat buka akun trading di sini.
Breaking forecast for GBP/USD on September 27, 2022

Pound sterling mencetak beberapa rekor melawan greenback. Pound mencapai level terendah sepanjang masa yang baru, menembus level yang tercatat pada 1985. Hasilnya, pasangan ini menyentuh level 1,0345. Dari Jumat ke Senin, pound sterling kehilangan sekitar 1.000 pip. Pada waktu yang sama, rebound yang disebabkan oleh overheating ekstrim short position memungkinkan pasangan ini untuk memperoleh kembali 550 pip.

Pada chart empat jam, indikator teknikal ESI menyentuh 8,58, level itu belum pernah terlihat bahkan sejak kemerosotan ekonomi di musim semi 2020 dan pengumuman hasil Brexit. Karena pound sterling dalam keadaan oversold, rebound cukup memungkinkan.

Pada chart empat jam dan harian, MA Alligator mencerminkan tren penurunan global karena tidak ada pertemuan di antara mereka. Pada chart satu jam, moving average memiliki banyak titik temu, yang berhubungan dengan rebound saat ini.

Prospek

Di bawah kondisi saat ini, aktivitas spekulatif masih sangat tinggi, ini menyebabkan ayunan harga baru. Untuk melanjutkan kenaikan, pasangan ini perlu berkonsolidasi di atas level tertinggi kemarin di 1,0928. Jika harga mencapai di bawah 1.,630, mata uang itu kemungkinan akan terus turun.

Dari segi analisis indikator kompleks, kita melihat bahwa dalam jangka pendek dan periode harian, indikator-indikator menyediakan sinyal beli di tengah rebound. Dalam periode jangka menengah, indikator mensinyalkan tren penurunan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading