logo

FX.co ★ USD/JPY: Semoga kekuatan bersama anda!

USD/JPY: Semoga kekuatan bersama anda!

USD/JPY: Semoga kekuatan bersama anda!

Kemarin, bulls kembali mendorong pasangan USD/JPY ke atas level 145, tapi gagal meraih pijakan di sana. Yen ternyata masih terlalu kuat untuk bulls dolar.

Untuk satu sen amunisi, untuk satu ruble ambisi

Pasangan USD/JPY yang terinjak-injak, yang berlangsung sepanjang pekan lalu, secara diluar dugaan memberi jalan bagi kenaikan yang menentukan pada Senin pagi.

Minimnya katalis fundamnetal yang baru, dolar secara ajaib berhasil menyentuh kembali puncak 145 yang disentuh pada September.

Mengingat bahwa kali terakhir rintangan ini dicapai, itu menjadi bencana untuk greenback. Dalam merespon penurunan kuat yen, pemerintah Jepang melakukan intervensi pertama dalam 24 tahun untuk menopang mata uang nasional mereka.

Setelah menyentuh garis yang kemungkinan berbahaya, kali ini greenback lebih waspada dan tanpa mengintervensi di pasar, dolar melambung kembali.

Ini berperan sebagai konfirmasi lain bahwa bulls GBP/USD masih waspada akan intervensi dan tidak ingin menembak diri mereka sendiri.

Tentu saja, dolar masih memiliki senjata kuat yang disimpan dari kemerosotan tajam. Kami membahas mengenai divergensi moneter yang semakin tumbuh antara AS dan Jepang.

Tapi pasar sangat sadar bahwa ini tidak lagi cukup untuk USD naik. Dengan pemerintah Jepang terus mengancam untuk mengintervensi lagi, dolar membutuhkan dorongan yang besar dalam bentuk data ekonomi yang kuat.

Ekonomi AS yang kuat tentu akan memungkinkan Federal Reserve memuaskan semua ambisi hawkishnya, dan statistik makroekonomi yang lemah, sebaliknya, akan mencegah ini.

Mengingat bahwa para rapat bulan September, bank sentral AS menaikkan suku bunga sebesar 75 bps dan menegaskan kembali kesediannya untuk menaikkan suku bunga dengan lebih agresif jika inflasi terus meninggi.

Bagaimanapun, banyak analis percaya bahwa kenaikan 75 basis poin adalah batas teratasnya untuk Fed. Bank sentral AS tidak mungkin memutuskan apapun lagi, mengingat data ekonomi yang tidak seimbang.

Opini ini didukung oleh indeks aktivitas bisnis terbaru dalam sektor manufaktur AS. ISM melaporkan angka indeks sebesar 50,9 pada bulan September, lebih rendah dari yang diperkirakan sebesar 52,2.

Setelah perilisan statistik yang pesimis, imbal hasil pada obligasi 10 tahun AS turun 14 basis poin ke 3,66%, dan dolar turun drastis.

Lihat juga: Mulai trading Forex dengan broker level Eropa!
USD/JPY: Semoga kekuatan bersama anda!

Pergerakan flat dapat berlarut

Porsi data ekonomi AS juga tidak mungkin memuaskan bulls USD/JPY. Laporan kunci hari Selasa adalah perilisan indeks aktivitas bisnis dalam sektor jasa dari ISM.

Para ekonom memperkirakan penurunan pada bulan September ke 56 dibandingkan dengan angka sebelumnya 56,9.

Data mengenai indeks pesanan baru untuk bulan lalu juga mungkin ternyata lemah. Indikator itu diperkirakan turun ke 58,9 dari 61,8 yang tercatat pada bulan Agustus.

Estimasi awal memberikan tekanan besar pada dolar-yen pada ini sementara pasangan ini berjuang untuk keluar dari fase konsolidasi agar dapat kembali mencoba menembus melalui pertahanan di level psikologis yang penting 145.

Pada waktu perilisan, kuotasi melonjak hampir 0,2% dan diperdagangkan di sekitar 144,80.

Pemicu untuk aset ini adalah pernyataan dovish oleh Perdana Menteri Jepang Fumio Kushida. Sehari sebelumnya, petinggi itu mengatakan bahwa pemerintah akan terus merangsang ekonomi, sementara mencoba memanfaatkan pelemahan yen.

Faktor geopolitik juga memberikan dukungan besar pada dolar - eskalasi ketegangan antara Jepang dan Korea Utara.

Pada awal hari, dilaporkan bahwa Pyongyang, yang telah menguji sejumlah rudal tahun ini, telah menembakkan proyektil rudal balistik dengan jangkauan pendek.

Kali ini, target militer Korea Utara ternyata adalah area Hokkaido, yang dipertimbangkan sebagai pulau Jepang terbesar kedua.

Dalam merespon rudal yang diluncurkan di atas Jepang, pemerintah Hokkaido menerbitkan alarm serangan udara dan mendesak rakyat di wilayah itu untuk berlindung.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada telah mensinyalkan bahwa Tokyo tengah mempertimbangkan semua opsi untuk memperkuat pertahanannya, termasuk serangan balik.

Jika konflik antara kedua negara meningkat, yen Jepang dapat semakin melemah. Dalam kasus ini, bulls pada pasangan USD/JPY pada akhirnya akan memiliki peluang besar untuk mencapai di atas level 145.

Namun, kami sarankan trader untuk tidak memaksakan hal dan bersabar, khususnya karena sebagian besar prediksi untuk USD/JPY menunjukkan pergerakan lebih lanjut dalam flat.

Kemungkinan besar, dalam beberapa hari mendatang, dolar dan yen akan terus menarik harga dalam kisaran 144-145.

Gambaran teknikal untuk USD/JP

Tren jangka pendek netral, tapi cenderung ke bawah. Sementara kuotasi turun ke bawah EMA 20, 50 dan 100 kemarin, ini dapat memicu kerugian lebih lanjut.

Jika bears berhasil membawa aset ini ke bawah 144, ini akan membuka rute cepat menuju 143,90.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading