Analisis dan tips trading GBP/USD
Harga menguji level 1.1581 saat MACD di bawah nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Oleh karena itu, penjualan pound akan tidak bijak. Sinyal beli tidak pernah muncul. Pada paruh kedua hari, saya membuka transaksi beli saat rebound setelah pengujian level 1.1528, yang tidak menghasilkan apa pun, meskipun harga tidak melonjak.

Aksi jual pound terjadi meskipun rilis data di Inggris kemarin kuat. Data harga perumahan nasional dan IMP Manufaktur Inggris akan dirilis. Tekanan pada pound akan meningkat jika angka PMI terus turun. Amerika Serikat akan merilis laporan PMI Manufaktur ISM. Penurunan angka di bawah 50 dapat menyebabkan aksi jual dolar dan mendorong naik aset berisiko, termasuk sterling.
Sinyal beli
Skenario 1: posisi long bisa dibuka hari ini ketika harga menyentuh level 1.1556 (garis hijau chart) dengan target di 1.1600 (garis hijau tebal) di mana lebih baik tutup transaksi beli dan jual pound, yang memungkinkan koreksi sebesar 30-35 pip. Pasangan ini bisa memperpanjang pertumbuhan jika koreksi bearish berakhir. Penting! Sebelum membeli instrumen ini, pastikan MACD berada di atas nol dan baru mulai bergerak naik dari level ini.
Skenario 2: Pembelian akan mungkin dilakukan ketika harga mencapai 1.1521 dengan posisi MACD di zona oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan menyebabkan reversal naik di pasar. Kuotasi dapat bergerak antara ke 1.1556 atau 1.1600.
Sinyal jual
Skenario 1: hari ini, posisi short dapat dipertimbangkan ketika harga menguji level 1.1521 (garis merah si chart), dengan target di 1.1470, di mana transaksi jual lebih baik ditutup lalu buka posisi long, memungkinkan koreksi sebesar 20- 25 pips ke arah yang berlawanan dari level tersebut. Sterling bisa merasakan tekanan yang lebih kuat jika data makro Inggris mengecewakan. Penting! Sebelum menjual instrumen ini, pastikan MACD di bawah nol dan baru mulai bergerak turun dari level ini.
Skenario 2: pound bisa dijual hari ini ketika harga mendekati 1.1556 dan MACD berada di zona overbought pada waktu yang sama. Ini dapat membatasi potensi kenaikan GBP/USD dan menyebabkan reversal bearish di pasar. Kuotasi dapat bergerak antara ke 1.1521 atau 1.1470.

Indikator di chart:
Garis tipis hijau menunjukkan titik entri beli.
Garis tebal hijau adalah estimasi harga dimana Anda harus menempatkan order take profit atau menutup posisi secara manual karena harga kemungkinan tidak akan naik ke atas level ini.
Garis tipis merah menunjukkan titik entri jual.
Garis tebal merah adalah estimasi harga dimana Anda harus menempatkan order take profit atau menutup posisi secara manual karena harga kemungkinan tidak akan turun ke bawah level ini.
MACD. Saat memasuki pasar, zona overbought dan oversold penting untuk diperhatikan.
Ingat, trader pemula perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan-laporan penting, lebih baik menjauh dari pasar guna menghindari perangkap fluktuasi tajam dalam kurs. Jika Anda memutuskan untuk melakukan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order guna meminimalisir kerugian. Tanpa penempatan stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan uang dan melakukan trading dalam volume besar.
Ingat, agar sukses di pasar, rencana trading Anda harus jelas, seperti yang saya jelaskan di atas. Keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar terkini menjadi cara termudah untuk kehilangan uang bagi trader intraday.
