logo

FX.co ★ Arab Saudi menyangkal negosiasi untuk meningkatkan produksi minyak OPEC

Arab Saudi menyangkal negosiasi untuk meningkatkan produksi minyak OPEC

Arab Saudi menyangkal negosiasi untuk meningkatkan produksi minyak OPEC

Arab Saudi menyangkal laporan bahwa negara itu membahas kenaikan dalam produksi minyak untuk rapat OPEC bulan depan. Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan pemotongan 2 juta barel per hari saat ini akan berlanjut hingga akhir 2023, dan jika dibutuhkan pemotongan tambahan untuk menyeimbangkan persediaan dan permintaan, mereka selalu siap.

Kabar ini memicu kontrak berjangka minyak mentah melambung kembali dari kekalangan sebelumnya, diperdagnagkan 1,8% lebih rendah di $87,13 per barel.

Arab Saudi menyangkal negosiasi untuk meningkatkan produksi minyak OPEC

Setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa para anggota OPEC tengah mempertimbangkan kenaikan produksi sebanyak 500.000 bpd, kontrak berjangka minyak turun 6,1%, turun di bawah $85 per barel.

Itu akan menjadi perubahan haluan yang besar setelah organisasi tersebut memutuskan untuk memangkas produksi sebanyak 2 juta barel per hari pada bulan Oktober. Saat itu, Presiden AS Joe Biden memberikan kritik dengan mengatakan langkah itu mengancam ekonomi dunia.

OPEC telah dua kali menurunkan perkiraan permintaan globalnya, dengan Pangeran Abdulaziz mengatakan kelompok tersebu tetap waspada karena ketidakpastian mengenai keadaan ekonomi global.

Arab Saudi telah memangkas ekspor minyak dengan tajam bulan ini demi mematuhi perjanjian OPEC. Rapat OPEC berikutnya dijadwalkan pada 4 Desember.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading