Inflasi di Amerika Serikat melambat turun lebih cepat dari yang diantisipasi. Inflasi tutun ke 7,1% dari 7,7%, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 7,6%. Menurut perkiraan yang paling optimis, inflasi terlihat turun ke 7,3%. Sekarang tidak diragukan lagi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin. Terkait hal ini, EUR/USD bergerak naik.
Inflasi Amerika Serikat:

Pasar hampir menghargai kenaikan suku bunga Fed dari 4,0% ke 4,50%. Oleh karena itu, keputusan ini tidak mungkin mempengaruhi sentimen investor hari ini. Namun, ini tidak berarti bahwa tidak ada peristiwa lain yang perlu dibahas. Sekarang, tetap menjadi perhatian kapan regulator itu akan mengakhiri siklus pengetatan dan mulai melonggarkan kebijakan moneter. Sehubungan dengan melambatnya inflasi, suku bunga sekarang semakin diharapkan untuk diturunkan untuk pertama kalinya para pertengahan tahun 2023. Berkenaan dengan kebijakan moneter, ada dua komponen yang memandu Fed dalam mengambil keputusan - inflasi dan keadaan pasar pekerjaan. Faktanya, situasi dalam pasar tenaga kerja sekarang tidak sebagus kelihatannya. Masalahnya, pengangguran masih di dekat titik terendah 50 tahunnya. Secara sederhana, pasar sekarang menunjukkan keadaan overheated, dan inilah yang mulai diisyaratkan oleh pengambil kebijakan Fed akhir-akhir ini. Ada satu jalan keluar dari situasi ini - yaitu dengan menaikkan suku bunga. Dengan kata lain, regulator akan mengurangi laju pengetatan tapi terus menaikkan suku bunga. Fed akan berhenti hanya jika pengangguran terus-menerus naik. Kemudian, suku bunga akan tetap tinggi untuk beberapa waktu. Kesimpulannya, Fed akan mengubah rencananya secara drastis. Namun, masih sangat tidak mungkin untuk Fed mengumumkan perubahan sikap hari ini. Oleh karena itu, pasar kemungkinan akan mengetahuinya pada tahun depan. Bagaimanapun, jangan kesampingkan kemungkinan Jerome Powell akan fokus pada pasar buruh dalam pidatonya. Oleh karena itu, EUR/USD dapat mulai bergerak ke level paritas.
Suku Bunga Amerika Serikat:

EUR/USD memperbarui swing low dan menembus melalui batas atas dari rentang sideways di 1,0500/1,0600, yang menandakan tekanan pembelian yang meningkat.
RSI bergerak di antara garis 50 dan 70 pada chart 4 jam. Sejauh ini belum muncul sinyal overbought.
MA Alligator mengarah naik pada chart 4 jam dan harian, yang mensinyalkan bias bullish.

Prospek
Pasangan ini akan bergerak bergantung pada hasil rapat FOMC dan konferensi pers Powell. Dengan itu, harga mencapai di atas 1,0600, maka pasangan ini dapat bergerak naik. Sebaliknya, jika kuotasinya kembali ke bawah 1,0600, breakout melalui 1,0500 mungkin terjadi.
Selain itu, pasar diharapkan akan menjadi volatil.
Dari segi analisis indikator kompleks, muncul sinyal yang bervariasi untuk trading jangka pendek. Dalam jangka menengah dan intraday, indikator-indikator mensinyalkan tren kenaikan yang kuat.
