Analisis transaksi dari pasangan EUR / USD
Data terbaru yang dirilis terkait aktivitas zona euro mengecewakan trader karena mengisyaratkan kemungkinan resesi tahun depan Selain itu, inflasi naik menjadi 10,1% di bulan November, semakin memperkuat keyakinan bahwa ECB akan terus meningkatkan suku bunga, tidak peduli apa yang diperlukan. Hal ini menempatkan euro dibawah tekanan.
Terdapat kesempatan untuk rebound hari ini, namun itu hanya setelah laporan IFO terkait ekspektasi bisnis, situasi terkini dan iklim bisnis di Jerman. Ketiga indeks diperkirakan akan naik, yang harus mengembalikan sentimen bullish pada pasar. Namun, jika laporan berubah lebih lemah dari perkiraan, euro akan semakin turun.
Level upah di zona euro tidak akan terlalu penting dalam menentukan arah pasar. Juga tidak ada statistik di siang hari, jadi perkirakan volatilitas kan lebih rendah dan untuk euro trading dalam channel.

Untuk posisi beli:
Beli euro ketika kuotasi mencapai 1,0615 (garis hijau pada chart) dan take profit di harga 1,0661. Kenaikan bisa terjadi setelah laporan kuat dari IFO. Namun ingat bahwa ketika membeli, garis MACD harus diatas nol atau mulai naik darinya. Euro juga bisa dibeli di 1,0582, namun, garis MACD harus berada dalam area oversold karena hanya dengan itu pasar akan berbalik menjadi 1,0615 dan 1,0661.
Untuk posisi jual:
Jual euro ketika kuotasi mencapai 1,0582 (garis merah dalam chart) dan take profit pada harga 1,0545. Tekanan akan naik jika Jerman melaporkan statistik ekonomi yang lemah. Namun harap dicatat bahwa ketika melakukan penjualan, garis MACD harus berada dibawah nol atau mulai bergerak turun darinya. Euro juga bisa terjual di 1,0615, namun, garis MACD harus berada di area overbought, karena hanya dengan itu pasar akan berbalik ke 1,0582 dan 1,0545.
Apa yang ada pada chart:
Garis hijau tipis adalah level utama dimana anda bisa menempatkan posisi beli pada pasangan EUR/USD.
Garis tebal hijau adalah target harga, karena kuotasi tidak mungkin akan bergerak diatas level ini.
Garis tipis merah adalah level dimana anda bisa menempatkan posisi short dalam pasangan EUR/USD.
Garis tebal merah adalah target harga, karena kuotasi tidak mungkin akan bergerak dibawah level ini.
Garis MACD - ketika memasuki pasar, penting untuk dipandu oleh zona overbought dan oversold.
Penting: Trader pemula perlu sangat berhati-hati ketika membuat keputusan mengenai memasuki pasar. Sebelum rilis laporan penting, yang terbaik adalah menjauh dari pasar untuk menghindari tertangkap dalam fluktuasi tajam dalam suku bunga. Jika anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa menempatkan stop order, anda bisa dengan segera kehilangan seluruh deposit, khususnya jika anda tidak menggunakan manajemen keuangan dan trading dalam volume besar.
Dan ingat bahwa untuk trading sukses, anda perlu memiliki rencana trading yang jelas. Keputusan trading spontan berdasarkan pada situasi pasar saat ini adalah strategi kerugian inheren untuk trader intraday.
