Analsiis transaksi dalam pasangan GBP/USD
Pasangan ini menguji level 1.2155 saat garis MACD sudah jauh dari nol, sehingga potensi kenaikan terbatas. Beberapa saat kemudian, pengujian selanjutnya terbentuk, namun kali ini garis MACD turun dari level tertingginya, yang menjadi alasan bagus untuk melakukan pembelian. Yang mengejutkan, ini menyebabkan kerugian.

Laporan pinjaman bersih sektor publik dan penjualan ritel Inggris akan dirilis, namun keduanya tidak akan berdampak besar pada pasar karena volume perdagangan dan volatilitas kemungkinan akan rendah terkait libur Natal dan Tahun Baru mendatang. Kemungkinan besar, GBP/USD akan terus diperdagangkan dalam channel yang telah didiami sejak akhir minggu lalu.
Indeks keyakinan konsumen AS dan penjualan perumahan pasar sekunder bisa memperlemah dolar dan memperkuat pound jika data melampaui ekspektasi. Jika hasilnya sesuai ekspektasi, perdagangan sideways pasangan ini akan dimulai kembali.
Untuk posisi long:
Beli pound saat kuotasi mencapai 1.2187 (garis hijau di chart) dan take profit di harga 1.2270 (garis tebal hijau di chart). Pertumbuhan akan terbentuk jika laporan AS lemah. Namun ingat, saat melakukan pembelian, garis MACD harus di atas nol atau mulai naik dari sana. Pound juga bisa dibeli di 1.2135, namun, garis MACD harus di area oversold karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke 1.2187 dan 1.2270.
Untuk posisi short:
Jual pound saat kuotasi mencapai 1.2135 (garis merah di chart) dan take profit di harga 1.2055. Tekanan akan kembali jika tidak ada aktivitas bullish di level tertinggi mingguan. Namun ingat, saat melakukan penjualan, garis MACD harus di bawah nol atau mulai bergerak turun dari sana. Pound juga bisa dijual di 1.2187, namun, garis MACD harus di area overbought karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke level 1.2135 dan 1.2055.

Apa yang ada di chart:
Garis tipis hijau adalah level penting di mana Anda dapat menempatkan posisi long dalam pasangan GBP/USD.
Garis tebal hijau adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke atas level ini.
Garis tipis merah adalah level di mana Anda dapat menempatkan posisi short dalam pasangan GBP/USD.
Garis tebal merah adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke bawah level ini.
Garis MACD - saat memasuki pasar, zona jenuh beli dan jenuh jual menjadi panduan penting.
Catatan: Trader pemula perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan-laporan penting, lebih baik menjauh dari pasar guna menghindari perangkap fluktuasi tajam dalam kurs. Jika Anda memutuskan untuk melakukan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order guna meminimalisir kerugian. Tanpa penempatan stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan uang dan melakukan trading dalam volume besar.
Dan ingat, agar trading Anda sukses, rencana trading harus jelas. Keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar terkini merupakan cara termudah untuk kehilangan uang bagi trader intraday.
