logo

FX.co ★ Saham Asia kembali bergerak ke arah berbeda

Saham Asia kembali bergerak ke arah berbeda

Saham Asia kembali bergerak ke arah berbeda

Ekuitas Asia bergerak ke arah berbeda di hari Kamis. Perdagangan bursa saham Hong Kong kembali dilanjutkan, dan Indeks Hang Seng langsung menunjukkan kenaikan sebesar 2,02%. KOSPI Korea juga meningkat sebesar 1,61%. Pada saat yang sama, Nikkei 225 Jepang turun 0,32%. Bursa China masih turun, juga Bursa Australia ditutup karena hari libur.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mixed feelings di kalangan investor. Laporan keuangan dari perusahaan teknologi tidak menggembirakan. Misalnya, Microsoft melaporkan penurunan laba pada kuartal terakhir tahun lalu. Di sisi lain, pasar mempertahankan beberapa sentimen positif. Oleh karena itu, belum jelas siapa yang akan menang dalam konfrontasi ini.

Indikator Hong Kong terbantu oleh kenaikan Xiaomi yang naik 10,3%, Sunny Optical Technology Group yang naik 6,8%, BYD dan Geely yang masing-masing naik 6,5% dan 5,3%, Longfor Group Holdings yang naik 6% dan Lenovo yang naik 4,5. %.

Keuntungan sedikit lebih kecil terlihat pada Netease yang naik 2%, JD.com yang naik 1,5%, serta Alibaba yang naik 0,3%.

Sesuai data makro terbaru dari Korea Selatan, produk domestik bruto riil turun 0,4% pada kuartal terakhir tahun 2022 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya dalam hampir tiga tahun. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan konsumsi ke level normal setelah lonjakan pandemi virus corona. Indikatornya ternyata lebih buruk dari perkiraan para ahli, yang memperkirakan penurunannya sebesar 0,3%.

Namun demikian, ekonomi tumbuh 2,6% untuk setahun penuh di tahun 2022. Selain itu, angka untuk kuartal keempat adalah 1,4% lebih baik dibandingkan periode yang sama di tahun 2021, meskipun masih di bawah perkiraan analis sebesar 1,5%.

Kenaikan indeks Korea berkontribusi pada kenaikan nilai saham Posco yang bertambah 3,3%, serta Samsung Electronics yang naik 0,6%.

Hyundai Motor naik 4,3% karena lebih dari dua kali lipat laba operasinya pada kuartal terakhir tahun 2022 dengan kenaikan pendapatan 24% didorong oleh penjualan kendaraan listrik yang lebih tinggi.

Sementara itu, penurunan indikator Jepang dipengaruhi oleh penurunan saham Kawasaki Kisen Kaisha (turun 4,2%), Mitsui O.S.K. Lines (turun 3%) serta Advantest dan Tokyo Electron (masing-masing turun 2,5% dan 1,9%). Penurunan yang sedikit lebih kecil ditunjukkan oleh saham Sony yang turun 1,4% dan Toyota Motor yang turun 0,7%.

Saham beberapa perusahaan lain tumbuh: sekuritas Nissan Motor dan Nintendo masing-masing bertambah 1,1% dan 1,2%, sementara Softbank Group naik 0,2%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading