logo

FX.co ★ Indeks saham Asia menunjukkan kinerja yang beragam

Indeks saham Asia menunjukkan kinerja yang beragam

Indeks saham Asia menunjukkan kinerja yang beragam

Indikator utama Asia diperdagangkan beragam hari ini. Dengan demikian, indeks Shanghai Composite China dan Shenzhen Composite mengalami penurunan cukup signifikan masing-masing sebesar 1,37% dan 1,43%. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,78%. Pada saat yang sama, indeks lainnya mengalami kenaikan. Indeks Nikkei 225 Jepang bertambah 0,36%, KOSPI Korea naik 0,53%, dan indeks S&P/ASX 200 Australia melonjak 0,65%.

Hasil beragam tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Pertama, investor terus menganalisis hasil pertemuan pertama Federal Reserve AS tahun ini. Regulator AS memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,5-4,75%.

Data ketenagakerjaan AS akan ikut dirilis juga. Angka pertumbuhan pekerjaan diproyeksikan menurun, meskipun pasar tenaga kerja secara keseluruhan tetap solid. Beberapa perusahaan teknologi besar telah melaporkan PHK yang direncanakan namun hal ini belum tersebar luas.

Menurut laporan terbaru dari Departemen Tenaga Kerja, jumlah warga yang mengajukan tunjangan pengangguran di AS turun 3.000 menjadi 183.000 minggu lalu. Angka ini berada pada level terendah dalam hampir setahun.

Lalu, menurut statistik terbaru dari Tiongkok, indikator aktivitas bisnis negara untuk jasa naik menjadi 52,9 poin bulan lalu, naik dari 48 poin di bulan Desember. PMI komposit juga naik menjadi 51,1 poin di bulan Januari dari 48,3 poin di bulan Desember. Nilai indeks ini di atas 50 poin menunjukkan adanya peningkatan aktivitas bisnis.

Penurunan signifikan pada Indeks Hang Seng Hong Kong disumbang oleh penurunan nilai konstituennya. Terutama, Country Garden Services Holdings, Co. Ltd. nilainya anjlok sebesar 6,8%, Baidu, Inc. dan Country Garden Holdings, Co. Ltd. turun masing-masing sebesar 4,6% dan 4,5%, JD.com, Inc. turun sebesar 2,7%, Xiaomi, Corp. turun 1,3%, dan Netease, Inc. kehilangan 0,3%.

Indeks Nikkei 225 Jepang didorong oleh kenaikan sekuritas Z Holdings, Corp. dan NTN, Corp., yang masing-masing naik 12,9% dan 12,2%.

Saham Sony Group, Corp. naik 5,4% meskipun terjadi penurunan laba bersih pada kuartal ketiga tahun fiskal 2022, meskipun angka tersebut melebihi perkiraan para ahli.

Pertumbuhan KOSPI Korea dipicu oleh kenaikan harga saham Hyundai Motor sebesar 2,4%, serta Samsung Electronics sebesar 0,5%.

Perusahaan-perusahaan indeks S&P/ASX 200 Australia menunjukkan kinerja beragam. Treasury Wine Estates naik 1,9%, sementara Rio Tinto dan BHP masing-masing turun 2% dan 1,9%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading