logo

FX.co ★ Trading premarket pada 13 April 2023: Ketidakpastian muncul di pasar saham AS

Trading premarket pada 13 April 2023: Ketidakpastian muncul di pasar saham AS

Indeks saham AS beringsut lebih tinggi pada awal trading pada hari Kamis. Namun, tekanan secara bertahap meningkat karena investor telah mencerna data inflasi AS dan pernyataan dari pejabat Fed namun sejauh ini gagal meramalkan masa depan suku bunga.

Trading premarket pada 13 April 2023: Ketidakpastian muncul di pasar saham AS

S&P 500 berjangka dan Nasdaq 100 berjangka ditutup mendekati posisi terendah sesi mereka pada hari Rabu. Mereka saat ini terlihat diperdagangkan naik masing-masing sebesar 0,2% dan 0,3%. Imbal hasil obligasi negara masih dalam kisaran sempit, dengan nota 2 tahun yang sensitif terhadap kebijakan tetap di bawah 4%.

Pelaporan inflasi AS terbaru menunjukkan posisi bullish dan bearish pada obligasi. Inflasi tahunan alami penurunan, sementara tingkat inti meningkat. Pasar swap masih bertaruh pada kenaikan suku bunga 0,25% oleh Federal Reserve pada bulan Mei meskipun faktanya para trader mengharapkan penurunan biaya pinjaman oleh Federal Reserve pada akhir tahun.

Nilai inflasi kemarin malah membingungkan alih-alih membantu investor. Ada banyak ketidakpastian seputar suku bunga tinggi dan sektor perbankan AS. Pasar jelas tenang tanpa ada berita buruk yang datang. Namun demikian, trader masih enggan membeli aset berisiko, terutama pada level saat ini, karena sikap moneter Fed yang jauh dari kata dovish.

Risalah FOMS untuk bulan Maret, yang disampaikan pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan menurunkan ekspektasi mereka untuk kenaikan suku bunga tahun ini, menyusul ambruknya beberapa bank. Selain itu, para pejabat tetap berhati-hati tentang kemungkinan krisis kredit, yang dapat semakin memperlambat ekonomi.

Indeks saham Eropa menunjukkan pertumbuhan moderat pasca anggota ECB Francois Villeroy de Galhau mengisyaratkan poros dovish.

Harga minyak menyentuh level tertinggi 5 bulan, dengan kontrak berjangka WTI melayang sekitar $83 per barel di tengah tanda-tanda situasi pasar global yang lebih ketat akibat penurunan stok minyak mentah di AS dan impor China yang meningkat.

Trading premarket pada 13 April 2023: Ketidakpastian muncul di pasar saham AS

Permintaan aset berisiko tergolong masih tinggi. Secara teknis, S&P500 dapat memperpanjang kenaikan jika kenaikan berhasil menembus di atas $4.116 dan $4.150, menargetkan $4.184. Selain itu, bulls harus mempertahankan kendali atas angka $4.208, yang akan berkontribusi pada pasar bullish baru. Apabila harga turun di tengah kurangnya poin target dan permintaan, kenaikkan harus mempertahankan level $4.090. Breakout melaluinya dapat menyebabkan penurunan harga menjadi $4.060 dengan target di $4.038.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading