
Bitcoin diperdagangkan di sekitar $81.250, berada di atas EMA 200 dan masih berada dalam channel tren naik yang terbentuk sejak 28 April. Pada 5 Mei, Bitcoin menyentuh batas atas channel tren tersebut dan mencetak level tertinggi bulanan baru di sekitar $82.842.
Sejak Bitcoin menyentuh batas atas channel tren naik, terbentuk koreksi teknikal yang cukup kuat. Harganya kini berada di bawah garis Murray 6/8 dan mendekati SMA 21. Dengan demikian, kita dapat mengantisipasi potensi pantulan teknikal di area ini, yang bisa dilihat sebagai peluang untuk membeli Bitcoin di atas level psikologis $80.000.
Mengingat indikator Eagle menunjukkan bahwa Bitcoin sudah berada di area overbought, kita bisa mengentisipasi terbentuknya breakout tajam ke luar channel tren naik dan konsolidasi di bawah $80.000. Skenario ini berpotensi memicu koreksi teknikal yang kuat menuju EMA 200 di sekitar $75.913.
Prospek Bitcoin mungkin berubah menjadi bearish jika harga terus bergerak di bawah level Murray 6/8. Dalam kondisi tersebut, harga akan tetap berada di bawah tekanan jual, dan kita bisa memperkirakan penurunan menuju level Murray 4/8 di sekitar $75.000 dalam jangka pendek.
Berdasarkan retracement Fibonacci 61,8% dari titik tertinggi $82.842 ke titik terendah $80.000, kita dapat mengantisipasi harga BTC kembali bergerak ke area $82.000. Jika gagal berkonsolidasi di atas level ini, hal tersebut dapat dianggap sebagai sinyal jual, dengan target di $80.668, $78.125, dan akhirnya $75.913.
