
Bitcoin trading di sekitar $60.532, mendekati level harga yang terakhir kali terlihat pada Februari 2006 ketika menyentuh $59.735. Bitcoin bisa mencapai level terendah ini dalam beberapa jam ke depan. Jika terjadi pantulan teknikal, pola double bottom bisa terbentuk, yang akan mengindikasikan pemulihan yang berkelanjutan dalam jangka pendek.
Grafik harian Bitcoin memperlihatkan bahwa aset ini telah memasuki zona jenuh jual, sehingga secara teknis pemulihan diprediksi akan terjadi dalam beberapa jam mendatang.
Tekanan bearish diprediksi akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Jadi, jika terjadi rebound teknikal menuju area support kuat Murray 2/8 yang berada di sekitar $68. 750, ini bisa menyebabkan instrumen ini melanjutkan siklus bearish.
Mengingat bahwa Bitcoin telah mencapai level psikologis $60. 000, angka ini menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, kami akan mencari kesempatan untuk membeli dalam beberapa jam ke depan, selalu mengatur stop-loss di bawah titik terendah Februari, dengan target di level 0/8 Murray sekitar $62. 500 dan akhirnya di sekitar $68. 750.
Jika pendekatan kami bersifat bearish, sebaiknya kita menunggu terjadinya rebound teknikal dalam beberapa jam ke depan sebelum membuka posisi jual. Area yang jelas untuk menjual bisa sekitar $65. 000. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai support pada bulan Maret dan kini telah berubah menjadi resistance yang kuat, sehingga jika Bitcoin mencapai angka ini, kita dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi short.
Grafik harian menunjukkan bahwa indikator Eagle memberikan sinyal negatif, sehingga selama harga BTC/USD tetap di bawah 21 SMA dan di bawah 200 SMA, setiap rebound teknikal dalam jangka menengah akan dianggap sebagai sinyal untuk melanjutkan penjualan.
