
Minyak mentah diperdagangkan di sekitar $85,95, terkoreksi setelah menghadapi resistance kuat di sekitar level 6/8 Murray di $87,50. Level ini merupakan resistance yang kuat karena sebelumnya berfungsi sebagai support yang solid sepanjang April, Mei, dan Juni, sehingga CL kini mungkin akan kesulitan untuk terus menguat.
Minyak mentah kemungkinan akan mengalami kesulitan untuk menembus ke atas level 6/8 Murray. Karena itu, kami memperkirakan dalam beberapa jam ke depan dapat terjadi koreksi teknikal yang cukup signifikan menuju level 5/8 Murray di sekitar $81,25, dan bahkan instrumen ini bisa menemukan support kuat di sekitar $78,90 dekat 200 EMA.
Mengingat indikator Eagle pada grafik H4 telah mencapai area jenuh beli (overbought), secara teknikal kita dapat mencari peluang jual di bawah $87,50 dengan target awal di sekitar $81,25 dan $78,90.
Jika minyak mentah menemukan support kuat di level 5/8 Murray atau di sekitar 200 EMA, kita perlu mengamati area ini untuk melihat apakah pasar membentuk support atau konsolidasi di sana, yang dapat menjadi peluang untuk masuk kembali ke posisi beli (long).
Pecahnya level $78,90 ke bawah dapat mempercepat penurunan harga minyak mentah, dengan potensi penurunan hingga ke level $71,00—di mana terdapat gap yang terbentuk pada 9 Juli—dan bahkan harga bisa mencapai level 3/8 Murray di sekitar $68,75.
Apabila minyak mentah mampu berkonsolidasi di atas $87,50 dalam beberapa hari mendatang, kenaikan berpotensi berlanjut hingga menutup gap yang tertinggal di sekitar $95,99.
Sebaliknya, penurunan di bawah $78,90 dapat mendorong harga turun lebih jauh hingga menutup gap yang tertinggal di sekitar $71,38.
