
Euro diperdagangkan di sekitar 1,1195, berada di bawah simple moving average (SMA) 21 hari dan berada dalam channel tren menurun, yang menunjukkan tanda-tanda melemahnya momentum. Grafik empat jam mengindikasikan bahwa penurunan kemungkinan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Dengan euro yang bergerak di bawah level Murray 0/8 dan simple moving average (SMA) 21 hari, prospeknya tetap bearish. Dari perspektif teknikal, euro berpotensi turun menuju area support di dekat level Murray -1/8 sekitar 1,1163.
Jika momentum penurunan berlanjut, euro dapat menguji kembali level terendah 14 Oktober di sekitar 1,1108, yang merupakan area support kunci, dalam beberapa hari mendatang.
Rebound menuju area 1,1222–1,1230 (di sekitar level Murray 0/8) dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk menambah posisi jual (short).
Pada grafik empat jam, indikator Eagle berada di area jenuh beli (overbought), yang mendukung skenario bearish dan meningkatkan probabilitas berlanjutnya pelemahan dalam beberapa hari ke depan.
