logo

FX.co ★ EUR/USD. Pasangan ini berada di bawah kendali bearish: apakah layak memasuki posisi jual?

EUR/USD. Pasangan ini berada di bawah kendali bearish: apakah layak memasuki posisi jual?

Pada pasangan euro–dolar, perdagangan terus berlangsung dalam angka ke-17, menunjukkan aksi harga yang kontradiktif di dalam level 1,1700–1,1800. Selama sesi Asia pada hari Kamis, pasangan ini melonjak tajam ke 1,1766, bereaksi terhadap data pertumbuhan PMI yang cukup kuat dari Tiongkok. Namun, pada awal sesi Eropa, pasangan ini berbalik arah dan jatuh dengan tajam, memperbarui level terendah intraday. Dalam beberapa jam saja, pembeli EUR/USD kehilangan semua keuntungan yang telah mereka peroleh.

Namun, untuk mengonfirmasi tren menurun, penjual tidak hanya perlu menembus level support menengah di 1,1720 (garis tengah indikator Bollinger Bands pada grafik harian), tetapi juga mengatasi penghalang harga kunci di 1,1690 (batas atas Kumo cloud pada time frame yang sama). Hanya setelah bear menetapkan diri di bawah level tersebut, dapat dikatakan ada tanda-tanda awal pembalikan tren.

EUR/USD. Pasangan ini berada di bawah kendali bearish: apakah layak memasuki posisi jual?

Untuk minggu ketiga berturut-turut, pasangan ini telah diperdagangkan dalam angka ke-17, secara bergantian memantul dari batas channel harga yang disebutkan. Para pelaku pasar bereaksi impulsif terhadap laporan makroekonomi dan peristiwa fundamental lainnya, tetapi saat harga mendekati tepi rentang, mereka mengambil keuntungan, sehingga meredam impuls naik dan turun.

Aksi harga EUR/USD hari ini adalah ilustrasi jelas dari perilaku ini. Para trader merespons positif terhadap laporan PMI yang dirilis di Tiongkok pada hari terakhir tahun 2025. Data tersebut keluar di zona hijau, yang sementara meningkatkan minat pada aset berisiko di pasar, termasuk euro.

Secara khusus, PMI manufaktur Tiongkok naik pada bulan Desember menjadi 50,1, sementara sebagian besar analis memperkirakan angka 49,4. Pertama, indeks ini telah naik untuk bulan kedua berturut-turut, mencerminkan tren positif. Kedua, untuk pertama kalinya sejak Maret 2025, indikator ini memasuki wilayah ekspansi, melampaui angka kunci 50 poin. Sub-indeks juga menunjukkan dinamika positif: misalnya, indeks produksi naik menjadi 51,7 (menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan), sementara indeks pesanan baru mencapai 50,8 (mencerminkan dukungan untuk permintaan). Di sisi lain, ketidakmerataan sektoral tetap terlihat. Pertumbuhan PMI terutama diamati di antara perusahaan besar, sementara usaha kecil dan menengah terus menghadapi kesulitan (terutama usaha kecil). Ini mungkin mencerminkan akses yang lebih mudah bagi perusahaan besar terhadap kredit, pesanan, dan dukungan pemerintah.

Namun, faktanya tetap: PMI Tiongkok telah melampaui ambang batas kritis 50 poin untuk pertama kalinya dalam banyak bulan, menunjukkan bahwa sektor manufaktur negara tersebut telah mulai memperlambat penurunannya dan bergerak menuju pertumbuhan moderat.

Dinamika positif juga terlihat pada indeks aktivitas non-manufaktur. Pada bulan Desember, indikator ini naik menjadi 50,2 (dibandingkan dengan prediksi 49,8), setelah penurunan tak terduga ke wilayah kontraksi pada bulan November. Perlu diingat bahwa pendorong utama pertumbuhan aktivitas adalah sektor konstruksi — sub-indeks aktivitas bisnis di industri ini berada di 52,8. Namun, sektor jasa tertinggal: sub-indeks aktivitas bisnis jasa sebesar 49,7 pada bulan Desember — masih di bawah angka kunci 50,0, meskipun lebih tinggi daripada angka November.

Secara keseluruhan, data PMI Desember menunjukkan bahwa ekonomi Tiongkok telah mencapai titik datar dan mulai pulih dengan hati-hati. Namun, masih terlalu dini untuk membahas pertumbuhan yang penuh dan berkelanjutan — bulan-bulan pertama tahun ini akan krusial untuk mengonfirmasi tren tersebut. Keseimbangan akan condong ke wilayah 50 poin atau kembali ke kontraksi.

Hasil bervariasi ini hanya memberikan dukungan sementara kepada pembeli EUR/USD. Secara umum, hari ini adalah hari kerja penuh pertama di tahun baru (meskipun juga merupakan hari perdagangan terakhir minggu ini), jadi para trader pada dasarnya sedang mengevaluasi ulang rilis yang diterbitkan sebelum liburan.

Misalnya, risalah pertemuan Federal Reserve bulan Desember ternyata sangat hawkish. Pertama, dokumen tersebut menunjukkan bahwa anggota Komite tetap sangat terbagi mengenai arah kebijakan moneter di masa depan: beberapa percaya bahwa mungkin untuk melanjutkan pelonggaran jika inflasi terus melambat, sementara yang lain lebih memilih jeda untuk menilai lebih baik efek dari langkah-langkah yang sudah diambil. Kedua, beberapa dari mereka yang memilih penurunan suku bunga menyatakan bahwa keputusan tersebut dibuat "di batas" — dalam keadaan yang sedikit berbeda, mereka bisa saja mendukung dipertahankannya level suku bunga.

Dengan kata lain, risalah tersebut mencerminkan nada hati-hati dan menekankan sifat ketergantungan data dari tindakan bank sentral di masa depan. Setelah publikasi risalah, ekspektasi pasar dovish melemah: probabilitas penurunan suku bunga pada pertemuan FOMC Januari sekarang sebesar 14%, dan pada pertemuan Maret sebesar 46%.

Namun, meskipun sentimen bearish saat ini mendominasi EUR/USD, memasuki posisi jual masuk akal hanya jika penjual dengan percaya diri menembus di bawah level support 1,1690 (batas atas Kumo cloud pada grafik harian). Jika impuls turun memudar di area harga ini, posisi long akan kembali relevan — dengan target pertama (dan sejauh ini satu-satunya) di 1,1760 (garis Tenkan-sen pada grafik harian).

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading