Ulasan Trading dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang
Pengujian harga di 158,05 bertepatan saat indikator MACD baru saja mulai bergerak di atas garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Namun, kenaikan besar pada pasangan ini tidak terwujud.
Meski dolar mengalami penurunan terhadap sejumlah aset berisiko, terhadap yen Jepang, mata uang AS merasa lebih atau kurang percaya diri. Saat ini, diyakini secara luas bahwa Bank of Japan akan mempertahankan level suku bunga kunci pada hari Jumat, yang tidak akan mendukung yen tetapi justru membuat para trader waspada terhadap kemungkinan intervensi mata uang oleh pemerintah jika yen terus melemah.
Pada saat yang sama, faktor-faktor dapat menggeser keseimbangan kekuatan saat ini. Pertama, perubahan tak terduga dalam retorika Bank of Japan: jika bank sentral tiba-tiba memberi sinyal rencana untuk terus menaikkan suku bunga, itu bisa memicu lonjakan yen yang tajam. Data inflasi yang dirilis sebelum keputusan juga penting dan dapat secara serius memengaruhi rencana bank sentral. Namun, untuk saat ini, yen kemungkinan akan melemah secara bertahap terhadap dolar, jadi saya akan mengamati peluang pembelian dalam USD/JPY.
Untuk strategi intraday, saya akan mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.

Skenario untuk membeli
Skenario No. 1: Saya berencana untuk membeli USD/JPY hari ini ketika mencapai titik masuk sekitar 158,33 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 158,73 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 158,73, saya berniat untuk keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan 30–35 pip ke arah berlawanan dari level tersebut). Sebaiknya kembali beli pasangan ini saat koreksi dan penurunan signifikan di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk membeli USD/JPY hari ini jika indikator MACD berada di area oversold dan harga dua kali menguji 157,94. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu reversal ke atas. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level sebaliknya, 158,33 dan 158,73.
Skenario untuk menjual
Skenario No. 1: Saya berencana untuk menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 157,94 (garis merah pada grafik) ditembus, yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama untuk penjual terletak di 157,48, tempat saya berniat untuk keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan 20–25 pip ke arah berlawanan dari level tersebut). Lebih baik jual pada harga tertinggi yang mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk menjual USD/JPY hari ini jika indikator MACD berada di area overbought dan pasangan ini dua kali menguji 158,33. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diantisipasi menuju level sebaliknya, 157,94 dan 157,48.

Informasi di grafik
- Garis tipis hijau — level masuk tempat Anda dapat membeli instrumen
- Garis tebal hijau — harga Take Profit yang disarankan atau level tempat Anda dapat mengunci keuntungan secara manual, karena kenaikan tidak mungkin berlanjut ke atas level ini.
- Garis tipis merah — level masuk tempat Anda dapat menjual instrumen
- Garis tebal merah — harga Take Profit yang disarankan atau level tempat Anda dapat mengunci keuntungan secara manual, karena penurunan tidak mungkin berlanjut ke bawah level ini.
- Indikator MACD — saat memasuki pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold
- Catatan penting: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk memasuki pasar. Sebaiknya keluar dari pasar sebelum laporan fundamental utama dirilis agar tidak terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit dengan cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
- Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan berdasarkan noise pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.
