Analisis Laporan Makroekonomi:

Hanya ada sedikit laporan makroekonomi yang dijadwalkan untuk hari Rabu, dan tidak ada yang signifikan. Pada dasarnya, satu-satunya laporan yang perlu dicatat adalah indeks kepercayaan konsumen di Jerman, yang merupakan laporan sekunder. Saat ini, dolar diperdagangkan di bawah pengaruh faktor yang sama sekali berbeda, sementara euro dan pound tetap berada di pinggir.
Analisis Peristiwa Fundamental:

Di antara peristiwa penting pada hari Rabu, pertemuan Federal Reserve menonjol sebagai yang pertama di tahun ini. Saat ini, para pelaku pasar sepakat bahwa parameter kebijakan moneter akan tetap tidak berubah. Namun, perlu dicatat bahwa pertemuan itu sendiri dan pidato Jerome Powell (yang diawasi ketat karena Trump) dapat memicu volatilitas pasar yang signifikan. Meski begitu, volatilitas sudah tinggi tanpa hal ini. Setelah flat pada timeframe harian berakhir, harga mulai naik. Menurut kami, satu-satunya alasan kenaikan tajam euro dan pound adalah kebijakan proteksionis dan otoriter Donald Trump. Semua faktor lainnya adalah sekunder. Trump terus memberlakukan tarif hampir setiap hari, mengeluarkan ancaman, menetapkan ultimatum, dan menuntut. Pasar merespons tindakannya dengan penjualan dolar setiap hari.
Kesimpulan Umum:
Selama hari perdagangan ketiga dalam seminggu, kedua pasangan mata uang akan diperdagangkan berdasarkan faktor teknikal. Euro dapat diperdagangkan hari ini dalam kisaran 1,1970-1,1988, sementara pound Inggris dapat diperdagangkan dalam kisaran 1,3814-1,3833 atau pada level 1,3763. Tentu saja, dolar tidak akan terus menurun setiap hari. Akan ada jeda, koreksi, dan penarikan kembali. Namun, kami masih mengharapkan pertumbuhan euro dan pound dalam jangka menengah. Dengan demikian, posisi long berpotensi lebih relevan daripada posisi short.
Aturan utama sistem trading:
- Kekuatan sinyal dinilai berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk membentuk sinyal (pantulan atau penembusan). Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin kuat sinyalnya.
- Jika dua atau lebih trading dibuka pada sinyal palsu di dekat level, maka semua sinyal berikutnya dari level tersebut harus diabaikan.
- Dalam kondisi flat, pasangan mana pun dapat menghasilkan banyak sinyal palsu atau tidak sama sekali. Dalam hal apa pun, pada tanda-tanda pertama flat, lebih baik berhenti trading.
- Trading dibuka selama periode antara awal sesi Eropa dan pertengahan sesi Amerika; setelah itu, semua trading harus ditutup secara manual.
- Pada timeframe per jam, sinyal berbasis MACD sebaiknya diperdagangkan hanya ketika ada volatilitas yang baik dan tren yang dikonfirmasi oleh garis tren atau saluran tren.
- Jika dua level terletak terlalu dekat satu sama lain (5–20 pip), mereka harus dianggap sebagai area support atau resistance.
- Setelah pergerakan 15–20 pip ke arah yang benar, atur Stop Loss ke breakeven.
Apa yang ditampilkan pada grafik:
Level harga support dan resistance— level yang berfungsi sebagai target saat membuka beli atau jual. Take Profit dapat ditempatkan di dekatnya.
Garis merah — saluran atau garis tren yang mencerminkan kecenderungan saat ini dan menunjukkan arah mana yang lebih disukai untuk diperdagangkan sekarang.
Indikator MACD (14,22,3) — histogram dan garis sinyal — indikator tambahan yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.
Pidato dan laporan penting (selalu tercantum dalam kalender berita) dapat sangat memengaruhi pergerakan pasangan mata uang. Oleh karena itu, selama rilisnya, trading harus dilakukan dengan sangat hati-hati, atau posisi harus ditutup, untuk menghindari pembalikan harga yang tajam melawan pergerakan sebelumnya.
Trader forex pemula harus ingat bahwa tidak setiap trading bisa menguntungkan. Mengembangkan strategi yang jelas dan manajemen uang yang efektif adalah kunci keberhasilan trading jangka panjang.
