Analisis GBP/USD 5M

Pada hari Kamis, pasangan mata uang GBP/USD terus mengalami penurunan yang hampir runtuh. Pound Inggris berada dalam tren penurunan yang jelas, yang sekarang juga didukung oleh garis tren. Jadi, dari perspektif teknis, semuanya masuk akal. Dari perspektif fundamental, pernyataan ini bisa diperdebatkan, tetapi mungkin tidak perlu. Kemarin, Bank of England merangkum hasil pertemuan pertamanya di tahun 2026, meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah, dan pasar, seperti yang kami perkirakan, bereaksi terhadap hasil pemungutan suara "dovish" dari Komite Kebijakan Moneter.
Ternyata empat anggota komite memilih untuk menurunkan suku bunga acuan, bukan dua. Hal ini saja sudah memicu jatuhnya pound. Namun, kami juga ingin mencatat bahwa mata uang Inggris telah jatuh sejak malam dan terus jatuh selama sesi perdagangan Eropa. Oleh karena itu, masalahnya tidak hanya terletak pada hasil pseudo-"dovish" dari pertemuan bank sentral Inggris.
Secara keseluruhan, kami terus percaya bahwa pound Inggris akan menguat dengan cara tertentu. Harus dipahami bahwa ekspektasi tren naik tidak berarti bahwa pasangan ini akan naik setiap hari. Lihatlah kerangka waktu harian—tren naiknya tidak diragukan lagi! Namun, koreksi terjadi sesekali, dan terkadang benar-benar tidak perlu, menghambat kemajuan. Begitulah pasar; tidak ada yang bisa kita lakukan tentang itu. Pedagang dipaksa untuk beradaptasi dengannya; tidak ada pilihan lain.
Pada kerangka waktu 5 menit, setidaknya empat sinyal trading terbentuk kemarin. Selama sesi perdagangan Eropa, pasangan ini memantul dari area 1,3615-1,3633, kemudian kembali memantul dari area tersebut. Dengan demikian, para trader memiliki dua kesempatan untuk membuka posisi jual. Dalam kedua kasus, harga mencapai atau hampir mencapai target—area 1,3533-1,3548. Pantulan dan penembusan area ini ternyata merupakan sinyal palsu. Namun, dalam hal pertama, tidak ada kerugian pada trading, karena harga bergerak ke arah yang diinginkan lebih dari 20 pip.
Laporan COT

Laporan COT untuk pound Inggris menunjukkan bahwa sentimen trader komersial telah berubah secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir. Garis merah dan biru yang mencerminkan posisi bersih trader komersial dan non-komersial sering kali bersilangan dan umumnya mendekati angka nol. Saat ini, garis-garis tersebut mendekati satu sama lain, dan para trader non-komersial masih mendominasi dengan... penjualan. Baru-baru ini, para spekulan mulai membangun posisi beli, menunjukkan kemungkinan perubahan sentimen segera, yang seharusnya tidak terlalu memengaruhi pasangan GBP/USD.
Dolar terus menurun akibat kebijakan Donald Trump, seperti yang ditunjukkan pada kerangka waktu mingguan (ilustrasi di atas). Perang dagang akan terus berlanjut dalam satu bentuk atau lainnya untuk waktu yang lama, dan The Fed akan, dalam hal apapun, menurunkan suku bunga dalam 12 bulan ke depan. Permintaan untuk dolar akan menurun dengan satu cara atau lainnya. Menurut laporan COT terbaru (tanggal 27 Januari) untuk pound Inggris, kelompok "Non-komersial" membuka 6.500 kontrak BELI dan 600 kontrak JUAL. Dengan demikian, posisi bersih trader non-komersial meningkat sebesar 5.900 kontrak selama seminggu.
Pada tahun 2025, pound naik secara signifikan, tetapi alasannya jelas: kebijakan Donald Trump. Setelah alasan ini berkurang, dolar mungkin mulai menguat. Namun kapan hal ini akan terjadi masih menjadi tebakan siapa pun.
Analisis GBP/USD 1H

Pada kerangka waktu per jam, pasangan GBP/USD memang telah beralih ke pembentukan tren turun yang sepenuhnya, dibantu oleh Bank of England. Penembusan garis indikator Ichimoku mengonfirmasi niat pasar untuk menjual pound dalam waktu dekat. Sekarang, untuk membalikkan tren kembali ke arah naik, diperlukan konsolidasi di atas garis tren dan di atas garis Senkou Span B.
Untuk 6 Februari, kami menyoroti level penting berikut: 1,3201-1,3212, 1,3307, 1,3369-1,3377, 1,3437, 1,3533-1,3548, 1,3615, 1,3671-1,3681, 1,3751-1,3763, 1,3846-1,3886, 1,3948. Garis Senkou Span B (1,3633) dan garis Kijun-sen (1,3653) juga dapat berfungsi sebagai sinyal. Disarankan untuk menetapkan level Stop Loss ke breakeven jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 20 pip. Garis indikator Ichimoku dapat bergerak selama hari perdagangan, yang harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.
Pada hari Jumat, tidak ada acara besar yang dijadwalkan di Inggris, sementara di AS, hanya indeks sentimen konsumen University of Michigan yang akan dipublikasikan. Hari ini, volatilitas mungkin jauh lebih rendah, dan pound mungkin mengalami koreksi.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, para trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1,3437 jika harga terkonsolidasi di bawah area 1,3533-1,3548. Posisi beli akan menjadi relevan dengan target 1,3615 jika harga memantul dari area 1,3533-1,3548.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Level harga support dan resistance adalah garis merah tebal di sekitar mana pergerakan dapat berakhir. Mereka bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang digeser ke kerangka waktu per jam dari kerangka waktu 4 jam. Mereka berfungsi sebagai garis yang kuat.
- Level ekstrem adalah garis merah tipis dari mana harga sebelumnya telah memantul. Mereka adalah sumber sinyal trading.
- Garis kuning mewakili garis tren, saluran tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan ukuran posisi bersih dari setiap kategori trader.
