logo

FX.co ★ Dunia Multipolar – Bukan Sahabat bagi Dolar

Dunia Multipolar – Bukan Sahabat bagi Dolar

Dunia Multipolar – Bukan Sahabat bagi Dolar

Semakin lama Donald Trump memimpin Amerika Serikat, semakin banyak analis yang menyimpulkan bahwa nilai dolar akan terus melemah dalam jangka waktu yang dapat diperkirakan. Faktanya, saya menyinggung sosok Donald Trump hampir di setiap ulasan saya, bukan karena saya memiliki ketidaksukaan pribadi terhadap presiden Amerika tersebut, tetapi karena saya sungguh meyakini bahwa kebijakan Trump adalah alasan utama melemahnya mata uang Amerika. Oleh karena itu, setidaknya hingga akhir masa jabatan presiden Trump, kita hanya bisa mengharapkan penurunan nilai dolar AS.

Trump telah memulai sebuah proses yang akan sangat sulit dihentikan. Kebijakannya di bidang perdagangan, sanksi, imigrasi, dan keamanan nasional membuat dunia perlahan menjauh dari dolar AS. Saya sudah pernah menulis tentang bagaimana banyak bank sentral di berbagai negara mulai mengurangi cadangan dolar mereka, dan para investor internasional semakin sering memilih sekuritas non-Amerika. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, investor meningkatkan permintaan terhadap aset yang dianggap paling aman—emas dan perak. Alhasil, kedua logam mulia tersebut menunjukkan kenaikan harga yang sangat signifikan. Untuk pertama kalinya sejak 1996, bank-bank asing memegang emas lebih banyak daripada mata uang Amerika dalam cadangan mereka.

Hal lain yang mengkhawatirkan adalah terus meningkatnya utang nasional Amerika Serikat. Terlepas dari janji untuk menguranginya, di bawah Trump, angka tersebut justru berpotensi naik beberapa triliun dolar. Tekanan yang terus-menerus terhadap The Fed dan Jerome Powell secara pribadi membuat investor menjauhi dolar, karena tidak ada yang ingin memegang mata uang yang kemungkinan besar akan terdepresiasi. Jika The Fed kehilangan independensinya dan menjadi lembaga yang bergantung secara politik, Trump akan dapat menentukan suku bunga. Dalam situasi itu, ia akan menurunkan suku bunga ke tingkat yang tidak lagi dapat dibenarkan secara ekonomi, dan dolar akan melemah lebih jauh lagi. Jelas, para investor memahami hal ini dan berusaha melepaskan mata uang AS kapan pun mereka punya kesempatan.

Dunia Multipolar – Bukan Sahabat bagi Dolar

Perang dagang hanya akan memperburuk situasi bagi mata uang Amerika. Trump terus menggunakan tarif perdagangan sebagai alat utama tekanan politik, dan banyak negara memahami bahwa besok kepala Gedung Putih bisa saja menganggap wilayah mereka "sangat penting secara kritis" bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Menurut saya, pelemahan mata uang Amerika akan berlanjut.

Pola Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih membentuk tren naik. Kebijakan Donald Trump dan kebijakan moneter The Fed tetap menjadi faktor penting dalam pelemahan jangka panjang mata uang Amerika. Target untuk segmen tren saat ini bisa mencapai area 1,25. Saat ini, saya menilai instrumen ini masih berada dalam kerangka gelombang global 5; oleh karena itu, saya memperkirakan kenaikan kuotasi pada paruh pertama 2026. Namun, dalam jangka pendek, saya mengantisipasi terbentuknya gelombang turun (atau rangkaian gelombang turun), karena struktur a-b-c-d-e juga terlihat sudah lengkap. Dalam waktu dekat, para pembaca saya dapat mencari area dan level untuk pembelian baru dengan target di sekitar 1,2195 dan 1,2367, yang masing-masing bertepatan dengan retracement 161,8% dan 200,0% pada skala Fibonacci.

Dunia Multipolar – Bukan Sahabat bagi Dolar

Pola Gelombang untuk GBP/USD:

Pola gelombang untuk GBP/USD terlihat cukup jelas. Struktur naik lima gelombang telah menyelesaikan pembentukannya, namun gelombang global 5 berpotensi mengambil bentuk yang jauh lebih memanjang. Saya menilai bahwa dalam waktu dekat kita mungkin akan melihat terbentuknya satu set gelombang korektif, setelah itu tren naik akan berlanjut. Jadi, dalam beberapa minggu mendatang, saya merekomendasikan untuk mencari peluang untuk membuka posisi beli baru. Di bawah kepemimpinan Trump, pound Inggris berpeluang besar mencapai 1,45–1,50 $. Trump sendiri menyambut pelemahan nilai tukar dolar. Semua tindakannya memiliki efek ganda: menekan dolar sekaligus menangani masalah internal, eksternal, perdagangan, dan geopolitik.

Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan mudah dipahami. Struktur yang kompleks sulit diperdagangkan dan sering kali mengalami perubahan.
  2. Jika tidak ada keyakinan terhadap apa yang terjadi di pasar, sebaiknya tidak memasuki posisi tersebut.
  3. Tidak ada dan tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan. Jangan lupa memasang order Stop Loss pelindung.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading