Seperti halnya kemarin, sekali lagi hanya pound Inggris dan dolar Australia yang diperdagangkan menggunakan strategi Mean Reversion. Dengan menggunakan strategi Momentum, saya memperdagangkan yen Jepang, yang terus menguat terhadap dolar.

Mengingat ketiadaan total rilis statistik dari Eropa pada paruh pertama hari ini, tidak mengherankan jika banyak instrumen trading cenderung bergerak sideways atau seakan "beristirahat sejenak". Kini seluruh perhatian beralih ke paruh kedua hari, ketika fokus pasar akan tertuju pada rilis data makroekonomi utama yang berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap arah pergerakan aset keuangan lebih lanjut. Secara khusus, pasar menantikan laporan perubahan volume penjualan ritel—yang dimaksudkan untuk mencerminkan tingkat aktivitas konsumen—serta data mingguan perubahan ketenagakerjaan ADP, yang berfungsi sebagai indikator kondisi pasar tenaga kerja. Indikator-indikator ini kerap menjadi pendahulu bagi data pengangguran dan inflasi yang berskala lebih besar, sehingga angka aktual dan pergerakan trennya dapat memicu peningkatan volatilitas.

Faktor tambahan yang dapat membentuk ekspektasi pelaku pasar adalah pidato dari perwakilan Federal Reserve. Pidato Beth M. Hammack dan Lorie K. Logan dijadwalkan pada hari ini, dan komentar mereka mengenai situasi ekonomi saat ini, tren inflasi, serta prospek kebijakan moneter dapat ditafsirkan sebagai sinyal atas kemungkinan langkah Fed di masa depan. Setiap isyarat mengenai pelonggaran kebijakan lebih lanjut akan dianalisis secara saksama dan tercermin pada pergerakan kuotasi dolar secara negatif.
Jika data statistik menunjukkan hasil yang kuat, saya akan mengandalkan penerapan strategi Momentum. Jika tidak ada reaksi pasar terhadap data, saya akan tetap menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (breakout) untuk paruh kedua hari ini:
Untuk pasangan EUR/USD
- Pembelian pada breakout di atas 1,1925 dapat mendorong penguatan euro menuju 1,1957 dan 1,1995;
- Penjualan pada breakout di bawah 1,1890 dapat mendorong pelemahan euro menuju 1,1858 dan 1,1832.
Untuk pasangan GBP/USD
- Pembelian pada breakout di atas 1,3698 dapat mendorong kenaikan pound menuju 1,3729 dan 1,3757;
- Penjualan pada breakout di bawah 1,3662 dapat mendorong penurunan pound menuju 1,3624 dan 1,3587.
Untuk pasangan USD/JPY
- Pembelian pada breakout di atas 155,40 dapat mendorong kenaikan dolar menuju 155,75 dan 156,10;
- Penjualan pada breakout di bawah 155,00 dapat mendorong penjualan dolar menuju 154,67 dan 154,37.
Strategi Mean Reversion (pullback) untuk paruh kedua hari ini:

Untuk pasangan EUR/USD
- Saya akan mencari peluang jual setelah false breakout di atas 1,1929, ketika harga kembali turun di bawah level ini;
- Saya akan mencari peluang beli setelah false breakout di bawah 1,1895, ketika harga kembali naik ke level ini.

Untuk pasangan GBP/USD
- Saya akan mencari peluang jual setelah penembusan gagal di atas 1,3685, ketika harga kembali turun di bawah level ini;
- Saya akan mencari peluang beli setelah penembusan gagal di bawah 1,3656, ketika harga kembali ke level ini.

Untuk pasangan AUD/USD
- Saya akan mencari peluang jual setelah terjadinya false breakout di atas 0,7095, ketika harga kembali turun di bawah level ini;
- Saya akan mencari peluang beli setelah terjadinya false breakout di bawah 0,7062, ketika harga kembali naik ke level ini.

Untuk pasangan USD/CAD
- Saya akan mencari peluang jual setelah penembusan yang gagal di atas 1,3575, saat harga kembali turun di bawah level ini;
- Saya akan mencari peluang beli setelah penembusan yang gagal di bawah 1,3549, saat harga kembali ke level ini.
