logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Februari. Analisis Transaksi Forex Kemarin

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Februari. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat Trading Yen Jepang

Uji harga di 153,10 bertepatan dengan indikator MACD yang baru mulai bergerak naik dari level nol, sehingga mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk membeli dolar. Hasilnya, pasangan ini naik hingga level target 153,62, dari mana penjualan saat terjadi pantulan memungkinkan untuk meraih profit sekitar 60 pip dari pasar.

Laporan pesimistis kemarin tentang klaim awal tunjangan pengangguran dan pasar perumahan AS memberikan tekanan pada dolar dan mendorong pembelian yen Jepang. Data ini sebagian mengindikasikan melambatnya pemulihan di pasar tenaga kerja dan perumahan, sehingga meningkatkan kekhawatiran para investor tentang prospek pertumbuhan ekonomi ke depan. Klaim pengangguran yang keluar di atas perkiraan mengisyaratkan berlanjutnya tren negatif di pasar tenaga kerja meskipun ada langkah-langkah dukungan dari Federal Reserve. Sementara itu, melambatnya aktivitas di pasar perumahan, salah satu pendorong utama ekonomi Amerika, menunjukkan bahwa suku bunga kredit masih terlalu tinggi bagi banyak rumah tangga.

Di tengah latar belakang berita negatif ini, para pelaku pasar terus melakukan penilaian ulang terhadap posisi mereka, dengan lebih memilih aset yang konservatif, di mana yen Jepang belakangan ini dipandang sebagai aset safe haven pada periode ketidakpastian.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan fokus pada penerapan skenario #1 dan #2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Februari. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Skenario Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika titik entry mencapai sekitar 153,45 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan ke 153,87 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di 153,87, saya berniat menutup posisi buy dan membuka posisi sell berlawanan arah, dengan target pergerakan kembali sebesar 30–35 pip dari level tersebut. Akan lebih baik kembali melakukan pembelian pasangan ini saat terjadi koreksi dan penurunan tajam pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari titik tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 153,05 ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke arah atas. Kenaikan ke level berlawanan 153,45 dan 153,87 dapat diharapkan.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 153,05 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan tajam pada pasangan tersebut. Target kunci bagi penjual akan berada di level 152,49, di mana saya berniat menutup posisi sell dan sekaligus langsung membuka posisi buy berlawanan arah (dengan perkiraan pergerakan kembali sebesar 20–25 pips dari level tersebut). Lebih baik melakukan penjualan pada level setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari titik tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 153,45 ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke arah bawah. Penurunan ke level berlawanan 153,05 dan 152,49 dapat diharapkan.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Februari. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Apa yang Ada di Grafik:

Garis hijau tipis menunjukkan harga masuk di mana seseorang dapat membeli instrumen trading;

Garis hijau tebal menunjukkan perkiraan harga di mana seseorang dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan keuntungan, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;

Garis merah tipis menunjukkan harga masuk di mana seseorang dapat menjual instrumen trading;

Garis merah tebal menunjukkan perkiraan harga di mana seseorang dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;

Indikator MACD: saat masuk pasar, penting untuk memperhatikan area overbought dan oversold.

Penting: Para trader pemula di pasar Forex harus sangat berhati-hati ketika membuat keputusan entri. Sebaiknya tidak memasuki pasar sebelum laporan fundamental penting dirilis untuk menghindari terseret dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan money management dan trading dengan volume besar.

Dan ingat, untuk trading yang sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang telah dijabarkan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading