logo

FX.co ★ Pejabat Fed terpecah pandangan mengenai perlunya pemangkasan suku bunga

Pejabat Fed terpecah pandangan mengenai perlunya pemangkasan suku bunga

Kemarin, pejabat Federal Reserve Michael Barr menyampaikan posisi yang jelas mengenai kebijakan moneter ke depan, dengan menekankan perlunya kesabaran dan konsistensi dalam memerangi inflasi. Ia mengatakan bahwa suku bunga sebaiknya tetap berada pada level saat ini sampai para pejabat melihat bukti meyakinkan bahwa inflasi benar-benar bergerak kembali secara berkelanjutan menuju target 2% bank sentral. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa setiap keputusan untuk menurunkan biaya pinjaman didasarkan pada landasan data yang kuat dan penilaian yang memadai terhadap realitas ekonomi.

Pejabat Fed terpecah pandangan mengenai perlunya pemangkasan suku bunga

"Berdasarkan kondisi saat ini dan data yang kami miliki, kemungkinan besar akan tepat untuk menahan suku bunga tetap stabil untuk beberapa waktu sambil kami mengevaluasi data yang masuk, prospek yang terus berkembang, dan keseimbangan risikonya," kata Barr pada hari Selasa dalam sambutan yang disiapkan untuk sebuah acara di New York. Pernyataan tersebut jelas mencerminkan sikap hati-hati dan pragmatis di kalangan beberapa petinggi Fed. Yang dimaksud dengan "prospek yang terus berkembang" dan "keseimbangan risiko" adalah berbagai faktor, termasuk dinamika pasar tenaga kerja, momentum pertumbuhan, peristiwa geopolitik, dan tentu saja tekanan inflasi.

Terlihat jelas bahwa Fed tidak berniat mengambil keputusan tergesa-gesa yang dapat merusak kemajuan dalam menurunkan inflasi. Saat ini pasar memperkirakan penurunan suku bunga pertama baru akan terjadi pada Juli tahun ini. Menahan suku bunga tetap tidak berubah untuk beberapa waktu akan memberi regulator bukan hanya kesempatan untuk mengumpulkan lebih banyak informasi, tetapi juga menilai dampak nyata dari langkah-langkah yang sudah diambil.

Perlu diingat bahwa pada pertemuannya bulan lalu, pejabat Fed mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah setelah memangkas suku bunga kebijakan sebesar tiga per empat poin persentase dalam beberapa bulan terakhir untuk mendukung pasar tenaga kerja yang melemah. Data yang dipublikasikan sejak pertemuan terakhir Fed menunjukkan gambaran inflasi yang lebih tenang dari perkiraan dan adanya sedikit stabilisasi di pasar tenaga kerja. Tercatat, pada Januari pengusaha AS menambah 130.000 lapangan kerja dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%.

Namun, Barr mengatakan bahwa kenaikan inflasi barang tahun lalu telah memperlambat kemajuan menuju stabilitas harga sesuai mandat Fed, meningkatkan risiko inflasi yang bertahan tinggi dan mengharuskan para pejabat tetap waspada. "Saya ingin melihat bukti bahwa inflasi harga barang benar-benar mereda secara berkelanjutan sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga kebijakan lebih lanjut, dengan catatan kondisi pasar tenaga kerja tetap stabil," ujar Barr.

Pejabat Fed itu juga mengatakan bahwa kondisi ketenagakerjaan mulai stabil, tetapi memperingatkan bahwa pasar tenaga kerja masih berada dalam keseimbangan rapuh, dengan perekrutan yang nyaris nol, sehingga rentan terhadap guncangan.

Untuk prospek teknikal EUR/USD, situasinya mengindikasikan bahwa pembeli sebaiknya mengincar penguasaan kembali level 1,1860. Hal itu akan membuka jalan untuk menguji 1,1890. Dari sana, pergerakan ke 1,1925 dimungkinkan, meski melaju lebih jauh dari level tersebut tanpa dukungan pelaku besar akan sulit. Target lanjutan berada di 1,1957. Pada penurunan, minat beli yang signifikan kemungkinan muncul di dekat 1,1830. Jika pembeli tidak juga muncul di area itu, akan lebih bijak menunggu terbentuknya level rendah baru di 1,1805 atau membuka posisi long dari 1,1770.

Untuk GBP/USD, pembeli pound sterling perlu menguasai level resistance terdekat di 1,3580. Hanya itu yang akan memungkinkan mereka menargetkan 1,3605, di atasnya penembusan akan cukup menantang. Target lanjutan berada di kisaran 1,3630. Jika pasangan ini turun, kubu bearish akan mencoba mengambil alih kendali di 1,3550. Jika berhasil, penembusan kisaran tersebut akan memberikan pukulan serius bagi posisi bullish dan dapat mendorong GBP/USD turun ke 1,3520 dengan peluang berlanjut ke 1,3495.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading