Ulasan Trading dan Strategi Trading Yen Jepang
Uji level 153.61 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, yang mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Hasilnya, pasangan ini naik lebih dari 25 poin.
Ke depan, kita akan mendapat data ekonomi Amerika Serikat yang penting: angka pesanan barang tahan lama dan produksi industri. Selain itu, anggota FOMC Michelle Bowman dijadwalkan untuk berpidato, dan risalah rapat Federal Reserve bulan Januari akan dipublikasikan.
Informasi mengenai perubahan produksi industri akan membantu menilai siklus produksi saat ini dan prospeknya, sementara pesanan barang tahan lama berfungsi sebagai indikator utama yang mencerminkan aktivitas investasi bisnis dan permintaan konsumen untuk pembelian bernilai tinggi. Data yang kuat berpotensi mendukung dolar AS. Pidato Michelle Bowman dan rilis risalah rapat The Fed bulan Januari akan sangat krusial untuk memahami sentimen regulator saat ini. Perhatian khusus akan diberikan pada pembahasan terkait waktu dan kecepatan potensi pemangkasan suku bunga.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY saat harga mencapai titik masuk di sekitar 153,86 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 154,24 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 154,24, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan berlawanan sekitar 30–35 poin dari level tersebut). Pasangan ini berpotensi naik hari ini jika Federal Reserve bersikap hawkish. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 153,59 sementara indikator MACD berada di area oversold. Kondisi ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan dapat memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 153,86 dan 154,24 dapat diantisipasi.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah terjadi penembusan ke bawah level 153,59 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 153,12, di mana saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (mengantisipasi pergerakan berlawanan sekitar 20–25 poin dari level tersebut). Tekanan pada pasangan akan kembali muncul jika data yang dirilis lemah. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 153,86 sementara indikator MACD berada di area overbought. Kondisi ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan dapat memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 153,59 dan 153,12 dapat diantisipasi.

Penjelasan Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
- Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
- Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.
