Mengingat volatilitas pasar yang rendah, baik euro maupun pound sterling tidak dapat diperdagangkan hari ini dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Dengan menggunakan strategi Momentum, saya memperdagangkan yen Jepang.
Tidak adanya rilis statistik penting dari zona euro memengaruhi volatilitas pasangan EUR/USD. Para trader, yang tidak mendapat akses ke indikator utama yang biasanya menentukan arah pasar, terpaksa mengandalkan data yang kurang signifikan, yang pada akhirnya hanya menghasilkan kenaikan moderat euro.
Di depan, kami menantikan laporan statistik berdampak tinggi yang dapat memengaruhi dinamika dolar secara signifikan di masa depan. Yang terutama adalah data mingguan klaim awal tunjangan pengangguran di AS (U.S. initial jobless claims). Indikator ini biasanya bereaksi sangat sensitif bahkan terhadap perubahan kecil dalam perekonomian, karena mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja. Setiap deviasi dari nilai prediksi dapat memicu pergerakan signifikan pada pasangan mata uang dolar AS.
Yang sama pentingnya adalah indikator seperti Philadelphia Fed Manufacturing Index dan neraca perdagangan. Indikator pertama akan memberikan gambaran mengenai kondisi sektor manufaktur di salah satu kawasan industri utama Amerika, mengungkap tren pertumbuhan atau pelemahan. Sementara itu, neraca perdagangan memungkinkan penilaian terhadap keseimbangan perdagangan negara tersebut, yang secara langsung terkait dengan nilai tukar mata uang nasional dan kesehatan ekonomi secara keseluruhan.
Selain itu, pidato yang akan datang dari anggota FOMC Raphael Bostic dan Neel Kashkari juga perlu diperhitungkan. Komentar mereka terkait kondisi ekonomi saat ini, tren inflasi, dan kemungkinan langkah lanjutan dalam kebijakan moneter akan dipantau dengan cermat oleh para investor.
Jika data statistik dirilis dengan hasil yang kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar tidak menunjukkan reaksi terhadap data, saya akan terus menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari Ini
Untuk EUR/USD:
- Pembelian saat breakout ke atas 1,1807 dapat mendorong kenaikan menuju 1,1825 dan 1,1848.
- Penjualan saat breakout ke bawah 1,1788 dapat mendorong penurunan menuju 1,1769 dan 1,1734.
Untuk GBP/USD:
- Pembelian saat breakout ke atas 1,3515 dapat mendorong kenaikan menuju 1,3545 dan 1,3577.
- Penjualan saat breakout ke bawah 1,3480 dapat mendorong penurunan menuju 1,3457 dan 1,3432.
Untuk USD/JPY:
- Pembelian saat breakout ke atas 154,95 dapat mendorong kenaikan menuju 155,32 dan 155,67.
- Penjualan saat breakout ke bawah 154,67 dapat mendorong penurunan menuju 154,35 dan 154,12.
Strategi Mean Reversion (Pullback) untuk Paruh Kedua Hari Ini

Untuk EUR/USD:
- Saya akan mencari peluang jual setelah terbentuk false breakout ke atas 1,1814, diikuti dengan kembalinya harga ke bawah level ini.
- Saya akan mencari peluang beli setelah terbentuk false breakout ke bawah 1,1785, diikuti dengan kembalinya harga ke level ini.

Untuk GBP/USD:
- Saya akan mencari peluang jual setelah terbentuk false breakout ke atas 1,3527 yang kemudian diikuti dengan kembalinya harga ke bawah level tersebut.
- Saya akan mencari peluang beli setelah terbentuk false breakout ke bawah 1,3475 yang kemudian diikuti dengan kembalinya harga ke level tersebut.

Untuk AUD/USD:
- Saya akan mencari peluang jual setelah terbentuk false breakout ke atas 0,7088, diikuti dengan pergerakan kembali ke bawah level ini.
- Saya akan mencari peluang beli setelah terbentuk false breakout ke bawah 0,7048, diikuti dengan pergerakan kembali ke level ini.

Untuk USD/CAD:
- Saya akan mencari peluang jual setelah terbentuk false breakout ke atas 1,3695, kemudian harga kembali turun di bawah level ini.
- Saya akan mencari peluang beli setelah terbentuk false breakout ke bawah 1,3654, kemudian harga kembali naik ke level ini.
