Pada hari Jumat, pasangan EUR/USD kembali menguat hingga mencapai level koreksi Fibonacci 50,0% di 1,1830, kemudian memantul dari level tersebut dan berbalik menguat terhadap dolar AS. Setelah peristiwa akhir pekan di Timur Tengah, pihak penjual kembali melancarkan serangan baru. Dolar menguat dengan cepat, dan pasangan ini sudah ditutup di bawah level Fibonacci 61,8% di 1,1770. Dengan demikian, penurunan dapat berlanjut menuju level koreksi berikutnya di 76,4% pada 1,1696 dan lebih jauh lagi ke 1,1578.

Situasi gelombang pada grafik per jam masih sederhana. Gelombang naik terakhir yang sudah lengkap gagal menembus puncak sebelumnya, dan gelombang turun yang baru juga belum menembus titik rendah sebelumnya. Oleh karena itu, tren masih tetap bearish. Pihak bull mengambil jeda di tengah apa yang sebelumnya merupakan serangan besar-besaran, yang tidak mungkin terjadi tanpa Donald Trump. Namun justru tindakan Donald Trump di Timur Tengah—tindakan yang memicu operasi militer skala besar dengan melibatkan hampir selusin negara—kini bekerja menguntungkan mata uang AS.
Pada hari Jumat, latar belakang berita untuk euro maupun dolar relatif lemah, namun pada Senin pagi berita itu sama sekali kehilangan relevansinya. Saya kira semua orang memahami mengapa dolar menguat dan mengapa pasar secara agresif menjual EUR/USD. Sebuah perang baru telah dimulai di dunia, yang sudah melibatkan Israel, Amerika Serikat, Iran, Kuwait, Qatar, Bahrain, UAE, dan Arab Saudi. Serangan dilakukan ke segala arah. Pemimpin Iran, Ali Khamenei, telah tewas, Selat Hormuz ditutup, dan pasar keuangan mengalami guncangan hebat sepanjang akhir pekan, meskipun sebagian besar trader dan investor telah memperkirakan perkembangan seperti ini. Namun, banyak yang hanya memperkirakan operasi militer Amerika Serikat di Iran, mungkin dengan partisipasi Israel. Namun pada hari kedua perang, sudah ada sembilan negara yang terlibat. Apa yang bisa menghentikan permusuhan ini masih belum jelas. Kematian ayatollah Iran belum mengubah haluan politik negara tersebut. Iran tidak hanya menyerang armada AS di Teluk Persia, tetapi juga pangkalan militer Amerika dan fasilitas sekutu lainnya.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini berbalik menguat terhadap dolar AS setelah terbentuk divergensi bearish pada indikator CCI, dan peristiwa di Iran mendorong harga turun hingga ke level Fibonacci 61,8% di 1,1748. Pantulan dari level ini memang dapat membuka peluang kenaikan, tetapi dengan mempertimbangkan situasi di Timur Tengah, konsolidasi di bawah 1,1748 dan penurunan lanjutan menuju 1,1694 dan 1,1642 tampak lebih mungkin. Tidak terlihat adanya divergensi baru yang muncul pada indikator mana pun.
Laporan Commitments of Traders (COT):
Selama pekan pelaporan terakhir, trader profesional menutup 16.676 posisi Long dan membuka 948 posisi Short. Sentimen kelompok "Non-commercial" tetap bullish berkat Donald Trump dan kebijakannya, namun dalam beberapa minggu terakhir kita melihat adanya pengurangan posisi Long. Jumlah total posisi Long yang dimiliki spekulan kini mencapai 294.000, sementara posisi Short berjumlah 138.000. Keunggulan kubu bullish masih lebih dari dua kali lipat.
Secara keseluruhan, dalam jangka panjang, pelaku utama terus mengurangi posisi Short dan menambah posisi Long. Tak diragukan lagi, berbagai peristiwa global—yang dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah kekurangan—memengaruhi investor dengan cara yang berbeda-beda. Saat ini, seluruh perhatian pasar tertuju pada Timur Tengah, di mana perang terus meningkat dan meluas secara geografis. Dengan demikian, dalam jangka pendek, kurs euro terhadap dolar akan lebih bergantung pada perang di Iran, bukan pada kebijakan Donald Trump.
Kalender Berita untuk AS dan Uni Eropa:
- Uni Eropa – Perubahan penjualan ritel Jerman (07:00 UTC).
- AS – ISM Manufacturing PMI (15:00 UTC).
Pada 2 Maret, kalender ekonomi memuat dua rilis, dan hanya indeks ISM yang tergolong penting. Latar belakang informasi akan memengaruhi sentimen pasar pada hari Senin, juga karena perkembangan geopolitik.
Prakiraan dan Rekomendasi Trading EUR/USD:
Posisi Short dapat dibuka setelah harga memantul dari 1,1830 pada time frame per jam, dengan target di 1,1770 dan 1,1696. Target pertama telah tercapai, dan harga sedang bergerak menuju target kedua. Saya tidak menyarankan untuk mempertimbangkan posisi Long dalam kondisi saat ini.
Grid Fibonacci retracement dibangun dari 1,1805–1,1578 pada time frame per jam dan dari 1,1919–1,1471 pada time frame 4 jam.
