logo

FX.co ★ XAU/USD: Analisis dan Prospek Harga. Emas Menguat di Tengah Eskalasi Perang antara AS dan Iran, Meningkatkan Risiko Geopolitik

XAU/USD: Analisis dan Prospek Harga. Emas Menguat di Tengah Eskalasi Perang antara AS dan Iran, Meningkatkan Risiko Geopolitik

XAU/USD: Analisis dan Prospek Harga. Emas Menguat di Tengah Eskalasi Perang antara AS dan Iran, Meningkatkan Risiko Geopolitik

Di awal pekan yang baru, harga emas menguat akibat meningkatnya risiko geopolitik setelah eskalasi konflik di Timur Tengah dan serangan gabungan oleh AS dan Israel terhadap Iran. Operasi yang awalnya ditujukan untuk menyingkirkan Ayatollah Iran Ali Khamenei itu kini meluas melampaui target lokalnya. Sebagai respons, kelompok Hezbollah menyerang Israel dan memicu tembakan balasan, sementara Teheran meluncurkan misil dan drone ke arah Israel, negara-negara Teluk, dan sebuah pangkalan udara Inggris di dekat Siprus.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kampanye militer berjalan sesuai rencana. "Kami meraih hasil yang sangat baik," ujarnya dalam wawancara dengan CNN. Ketika ditanya mengenai perkiraan waktu penyelesaian operasi tersebut, Trump memperkirakan perang dapat berlangsung sekitar 4 minggu, seraya menambahkan bahwa perkembangan situasi bergerak "lebih cepat daripada jadwal."

Eskalasi situasi di Timur Tengah, bersamaan dengan tidak adanya kemajuan dalam perundingan damai antara Rusia dan Ukraina, meningkatkan ketidakpastian pasar, yang pada akhirnya mendukung minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Kenaikan harga juga didorong oleh lonjakan harga minyak yang memperkuat kekhawatiran inflasi dan menguatkan dolar. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja dolar AS terhadap enam mata uang, tercatat naik.

XAU/USD: Analisis dan Prospek Harga. Emas Menguat di Tengah Eskalasi Perang antara AS dan Iran, Meningkatkan Risiko Geopolitik

Kenaikan harga emas juga terkait dengan ekspektasi terhadap sikap Federal Reserve yang lebih dovish. Spekulasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter di masa depan turut mendukung logam mulia tersebut. Menurut Prime Market Terminal, pasar uang saat ini memperkirakan potensi pemangkasan suku bunga dari The Fed sebesar 49 basis poin, dibandingkan 61 basis poin pada pekan sebelumnya.

XAU/USD: Analisis dan Prospek Harga. Emas Menguat di Tengah Eskalasi Perang antara AS dan Iran, Meningkatkan Risiko Geopolitik

Para pelaku pasar tetap yakin bahwa The Fed akan memangkas suku bunga setidaknya dua kali pada tahun 2026.

Menurut data dari Institute for Supply Management (ISM), indeks PMI manufaktur pada Februari tetap berada di atas level netral, tercatat sebesar 52,4 poin dibandingkan 52,6 pada Januari. Subkomponen "Prices Paid" naik ke level tertinggi dalam tiga setengah tahun, yang mengindikasikan dampak tarif impor terhadap biaya produksi.

Para analis di BNP Paribas menekankan bahwa permintaan fisik terhadap emas tetap menjadi faktor pendorong utama di pasar tahun ini. Tahun ini, ETF yang didukung emas telah mengakumulasi 2 juta dana semacam itu, dan diperkirakan para investor Tiongkok akan melakukan lebih banyak pembelian tahun ini dibandingkan tahun lalu.

Dari sudut pandang teknikal, sentimen bullish untuk emas masih bertahan, tetapi dinamika harga menunjukkan bahwa kubu bullish tengah merealisasikan keuntungan, karena logam mulia ini telah terkoreksi dari level tertinggi empat minggu di atas level psikologis $5.400. Momentum masih positif, sebagaimana ditunjukkan oleh RSI (Relative Strength Index) yang tetap berada di area positif dan masih jauh dari kondisi jenuh beli.

Setelah emas menembus level tertinggi empat minggu, emas akan menghadapi resistance di sekitar $5.455, yang kemudian diikuti oleh rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran $5.600.

Sebaliknya, jika emas turun di bawah level psikologis $5.300, level support pertama akan berada di level tertinggi harian 27 Februari di sekitar $5.279, kemudian di $5.250. Level support berikutnya akan berada di level psikologis $5.200.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading