logo

FX.co ★ Emas akan menempuh jalur yang berbeda

Emas akan menempuh jalur yang berbeda

Konflik bersenjata di Timur Tengah kembali mengingatkan bahwa rally XAU/USD baru-baru ini sebagian besar didorong oleh permintaan spekulatif. Alih-alih menguat seiring aksi militer AS dan Israel terhadap Iran, harga emas justru bergerak naik-turun dengan tajam. Salah satu pemicu aksi jual pada logam mulia ini kemungkinan adalah menurunnya probabilitas pemangkasan suku bunga Fed. Namun, faktor keluarnya dana secara massal dari pasar juga turut berperan.

Dinamika arus modal ke dalam dana investasi

Emas akan menempuh jalur yang berbeda

Meningkatnya risiko geopolitik biasanya mendorong kenaikan permintaan emas sebagai aset safe haven. Namun, kali ini modal justru mengalir ke pasar uang. Artinya, para investor yang mencari perlindungan bergegas masuk ke dolar AS. Mereka mengikuti pola yang sudah berusia sekitar empat tahun. Pada 2022, di awal perang di Ukraina, harga minyak melonjak, inflasi AS menembus dua digit, dan Federal Reserve meluncurkan pengetatan kebijakan moneter paling agresif dalam empat dekade. Pihak yang paling diuntungkan adalah dolar AS.

Dinamika serupa tengah berlangsung musim semi ini. Pada hari kelima konfrontasi di Timur Tengah, probabilitas pemangkasan suku bunga Fed pada bulan Juni turun menjadi di bawah 40%. Ekspektasi bergeser ke bulan Juli. Pasar futures kini memperkirakan peluang dua kali pelonggaran tahun ini berada di bawah 60%, turun dari lebih dari 70% sebelum konflik dimulai.

Dolar yang kuat dan kenaikan imbal hasil Obligasi Pemerintah AS menjadi faktor negatif bagi para bull XAU/USD. Latar belakang tersebut jelas tidak menguntungkan bagi logam mulia ini. Pergerakan harga mencerminkan tarik-menarik antara permintaan safe haven dan jeda berkepanjangan dalam pelonggaran kebijakan The Fed.

Negara-negara pengekspor emas utama

Emas akan menempuh jalur yang berbeda

Namun, semakin lama konflik di Timur Tengah berlangsung, semakin besar kemungkinan harga emas akan menguat. Seperti minyak, salah satu jalur utama dalam rantai pasoknya telah terganggu. Jika Brent dikirim ke timur menggunakan tanker, logam mulia tersebut diangkut melalui udara. Bandara-bandara yang tidak beroperasi di Dubai sudah mulai mengubah struktur pasar. Sebelum konflik, harga di Delhi lebih rendah daripada di London; sekarang keduanya telah sejajar. Premi regional mungkin muncul, yang akan berdampak positif bagi XAU/USD.

Emas akan menempuh jalur yang berbeda

Jadi, bahkan di tengah latar belakang yang tidak mendukung berupa penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi AS, emas masih menemukan cara untuk bertahan. Kekuatan utamanya adalah kelangkaan fisik dan permintaan aset safe haven.

Secara teknikal, pola reversal 1-2-3 sedang terbentuk pada grafik harian. Kegagalan emas untuk bertahan di sekitar level nilai wajar $5.182/oz akan mengisyaratkan lemahnya kubu bull dan memicu aksi jual. Sebaliknya, apabila XAU/USD kembali ke atas 5.375, peluang kelanjutan tren naik akan meningkat.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading