logo

FX.co ★ USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Maret. Analisis Trading Forex Kemarin

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Maret. Analisis Trading Forex Kemarin

Analisis dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Uji harga di 158,71 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah level nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Karena alasan tersebut, saya tidak menjual dolar. Uji kedua di 158,71 bertepatan dengan posisi MACD di area oversold, sehingga mendorong pelaksanaan Skenario #2 untuk melakukan pembelian dan menghasilkan kenaikan hingga level target 159,22.

Peningkatan ketegangan militer di Timur Tengah antara AS dan Iran, bersama dengan data positif yang menunjukkan penyusutan defisit neraca perdagangan dan penurunan klaim awal tunjangan pengangguran di Amerika Serikat, memicu kembali permintaan terhadap dolar dan pelemahan yen Jepang. Penyusutan defisit neraca perdagangan mengindikasikan meningkatnya daya saing barang dan jasa AS di pasar internasional, serta prospek pertumbuhan di sektor manufaktur domestik. Penurunan klaim awal tunjangan pengangguran merupakan sinyal jelas menguatnya pasar tenaga kerja, yang pada akhirnya mendorong belanja konsumen dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Gabungan faktor-faktor ini kemarin menciptakan kondisi yang mendukung penguatan mata uang AS.

Hari ini, dengan tidak adanya data fundamental penting dari Jepang, tekanan terhadap yen kemungkinan besar akan tetap berlanjut.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario #1 dan #2.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Maret. Analisis Trading Forex Kemarin

Skenario Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik entri di sekitar 159,53 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 159,91 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 159,91, saya berniat menutup posisi beli dan langsung melakukan penjualan saat terjadi pantulan (dengan ekspektasi pergerakan berlawanan sebesar 30–35 pip dari level tersebut). Sebaiknya kembali melakukan pembelian pada pasangan ini saat terjadi koreksi dan penurunan signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika harga dua kali menguji level 159,28 dan indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan mendorong pembalikan tren naik di pasar. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 159,53 dan 159,91.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 159,28 (garis merah pada grafik) ditembus, yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan tersebut. Target utama penjual akan berada di level 158,90, di mana saya berencana menutup posisi jual dan langsung melakukan pembelian berlawanan arah (dengan ekspektasi pergerakan berlawanan sebesar 20–25 pip dari level tersebut). Lebih baik melakukan penjualan pada level setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 159,53 ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan mendorong pembalikan tren turun di pasar. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 159,28 dan 158,90.

USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 13 Maret. Analisis Trading Forex Kemarin

Apa yang Ada di Grafik:

  • Garis hijau tipis menunjukkan harga masuk saat Anda bisa membeli instrumen trading;
  • Garis hijau tebal adalah harga perkiraan di mana Anda bisa menetapkan Take Profit atau menutup posisi dengan profit secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
  • Garis merah tipis menunjukkan harga masuk saat Anda bisa menjual instrumen trading;
  • Garis merah tebal adalah harga perkiraan di mana Anda bisa menetapkan Take Profit atau menutup posisi dengan profit secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
  • Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Penting: Para trader pemula di pasar forex perlu mengambil keputusan entri dengan sangat hati-hati. Sebaiknya hindari masuk pasar sebelum rilis laporan fundamental penting untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading saat rilis berita, selalu pasang order Stop Loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang Stop Loss, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen modal dan trading dengan volume besar.

Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading