Pound sterling, euro, dan dolar Australia diperdagangkan hari ini dengan menggunakan strategi Momentum. Saya tidak membuka posisi apa pun dengan strategi Mean Reversion.
Melihat kondisi pasar yang sangat bullish, menjadi mungkin sekaligus perlu untuk bertaruh pada penguatan lebih lanjut aset berisiko. Namun, data penjualan ritel dan harga produsen di zona euro sesuai dengan prediksi para ekonom, sementara indeks PMI sektor konstruksi tetap berada di bawah level 50. Hal ini membatasi potensi kenaikan euro dan pound.
Pada saat yang sama, fakta bahwa data aktual sesuai dengan ekspektasi tetap memberikan dukungan bagi pembeli, sehingga mencegah terjadinya aksi jual agresif terhadap aset berisiko, bahkan di tengah ancaman baru dari Trump untuk melanjutkan serangan ke Iran.
Fokus sekarang beralih ke publikasi risalah rapat FOMC, serta pidato anggota FOMC Christopher Waller dan Mary Daly. Peristiwa ini berpotensi membawa dinamika baru ke pasar keuangan. Publikasi risalah FOMC secara tradisional merupakan salah satu acara yang paling dinantikan pada pekan tersebut. Dalam dokumen ini, para investor dan trader mencari penjelasan yang lebih rinci mengenai alasan di balik keputusan kebijakan moneter yang diambil oleh Komite Pasar Terbuka Federal. Perhatian khusus akan tertuju pada setiap isyarat terkait kemungkinan kenaikan atau penurunan suku bunga di masa depan. Mengingat risiko inflasi, detail semacam itu dapat memberikan gambaran tentang komitmen The Fed terhadap tujuannya dan kesiapan untuk merespons perubahan kondisi ekonomi.
Selain risalah tersebut, pidato Christopher Waller dan Mary Daly akan menjadi kunci untuk menilai sentimen terkini di dalam The Fed. Mengingat Waller dikenal dengan pandangannya yang cenderung lebih hawkish, komentar apa pun dari dirinya terkait inflasi atau kebutuhan pengetatan lebih lanjut akan dianalisis dengan saksama. Di saat yang sama, pernyataan Mary Daly, yang terkadang mengambil posisi lebih dovish, dapat memberikan perspektif yang lebih seimbang, atau sebaliknya, justru memperkuat ekspektasi terhadap kebijakan yang lebih longgar.
Pernyataan baru dari Trump juga berpotensi memberikan dampak kuat pada pasar valuta asing, jadi bersiaplah untuk hal tersebut.
Jika datanya kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar tidak merespons data tersebut, saya akan terus menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari Ini

Untuk EUR/USD:
- Pembelian saat terjadi breakout di atas 1,1705 dapat mendorong kenaikan menuju 1,1745 dan 1,1770;
- Penjualan saat terjadi breakout di bawah 1,1667 dapat mendorong penurunan menuju 1,1635 dan 1,1602;

Untuk GBP/USD:
- Cari peluang jual setelah false breakout di atas 1,3447 diikuti dengan pergerakan turun kembali ke bawah level ini;
- Cari peluang beli setelah false breakout di bawah 1,3408 diikuti dengan pergerakan naik kembali ke level ini;

Untuk AUD/USD:
- Cari peluang jual setelah false breakout di atas 0,7059 diikuti dengan kembali turunnya harga ke bawah level ini;
- Cari peluang beli setelah false breakout di bawah 0,7022 diikuti dengan kembali naiknya harga ke level ini;

Untuk USD/CAD:
- Cari peluang jual setelah false breakout di atas 1,3885 dengan kembali turunnya harga di bawah level ini;
- Cari peluang beli setelah false breakout di bawah 1,3852 dengan kembali naiknya harga ke level ini;
