Analisis EUR/USD Grafik 5M

Pasangan mata uang EUR/USD melanjutkan pergerakan naiknya pada hari Jumat, yang merupakan poin penting. Perlu diingat, minggu lalu situasi di Timur Tengah secara tak terduga mulai membaik, tetapi masih belum jelas apakah perdamaian benar-benar akan tercapai. Iran, Israel, dan AS menyepakati gencatan senjata dua pekan dan pembukaan kembali Selat Hormuz pada Rabu malam, tetapi pada Rabu siang Israel telah menembaki Lebanon, dan Iran dengan penuh kemenangan meluncurkan roket ke Bahrain dan Kuwait. Terkait Selat Hormuz, jalur itu tetap tertutup. Jadi, ada asap tetapi belum terlihat api yang jelas. Pasar memutuskan bahwa gencatan senjata yang bersifat "mitos" dan negosiasi di masa depan lebih dapat diterima dibandingkan aksi militer, sehingga mulai melepas dolar AS sebagai aset safe haven. Pada hari Jumat, situasi di pasar valuta asing tidak berubah, dan hal ini sangat penting.
Dari sudut pandang teknikal, tren naik baru sedang terbentuk pada timeframe satu jam. Namun semua pelaku pasar paham bahwa jika negosiasi gagal, perang akan berlanjut dan Selat Hormuz akan tetap tertutup, sehingga permintaan terhadap dolar dapat kembali meningkat. Kami meyakini bahwa faktor geopolitik tidak akan berpihak pada dolar setidaknya selama enam bulan ke depan, misalnya, tetapi sekaligus sangat sulit untuk menentukan momen ketika isu ini akhirnya benar-benar mereda dan tersingkir. Karena itu, untuk saat ini belum bijak mengabaikan faktor geopolitik dalam jangka pendek.
Pada timeframe 5 menit, tidak terbentuk sinyal trading apa pun pada hari Jumat. Dengan demikian, tidak ada dasar untuk membuka posisi trading. Sinyal trading terakhir muncul pada hari Kamis dari pantulan di area 1,1657–1,1666. Trader mungkin menahan posisi beli sepanjang hari Jumat.
Laporan COT

Laporan COT terbaru tertanggal 7 April. Ilustrasi pada time frame mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih pelaku pasar nonkomersial tetap bullish, tetapi turun dengan cepat di tengah perkembangan geopolitik. Para trader secara masif menjual euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Donald Trump tidak berubah, tetapi kini dolar berperan sebagai "mata uang cadangan", yang menjelaskan tingginya permintaan terhadapnya.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang dapat menguatkan euro, sementara faktor yang mendukung pelemahan dolar AS masih cukup banyak. Perang di Timur Tengah membuat dolar untuk sementara menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor ini mencapai "tanggal kedaluwarsa"-nya, semuanya cenderung kembali ke titik awal. Dalam jangka panjang, euro berpotensi turun bahkan hingga ke level 1,06 (garis tren), tetapi tren naiknya masih tetap relevan. Saat ini, pasangan mata uang tersebut belum bergerak jauh dari garis tren menurun, yang telah beberapa kali ditembus.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya paritas antara bull dan bear. Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long di kelompok "Nonkomersial" bertambah 800, sementara jumlah posisi short meningkat 8.800. Dengan demikian, posisi bersih kembali turun sebanyak 8.000 kontrak dalam sepekan.
Analisis EUR/USD Grafik 1 Jam

Pada timeframe satu jam, pasangan EUR/USD terus bergerak dalam tren naik. Eskalasi baru di Timur Tengah dapat kembali menggeser prioritas perdagangan para pelaku pasar, sehingga setiap pergerakan naik perlu disikapi dengan hati-hati. Dalam waktu dekat, sangat penting untuk melihat apakah perdamaian di Timur Tengah memungkinkan atau perang akan terus berlanjut. Hal ini akan menentukan dinamika pergerakan pasangan EUR/USD.
Untuk tanggal 13 April, kami menyoroti level-level berikut untuk trading: 1,1234, 1,1274, 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615-1,1625, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1830-1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1542) dan garis Kijun-sen (1,1631). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memasang order stop-loss pada titik impas (breakeven) jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Senin, Amerika Serikat akan merilis data penjualan rumah yang sudah ada, tetapi dalam kondisi saat ini, rilis tersebut bahkan tidak termasuk laporan sekunder. Pada hari Senin, pasar akan bereaksi terhadap hasil negosiasi di Islamabad, apa pun hasilnya.
Rekomendasi Trading:
Pada hari Senin, trader dapat mempertimbangkan posisi jual jika harga memantul dari area 1,1750-1,1760, dengan target di 1,1657-1,1666. Posisi beli dapat dipertahankan dengan target 1,1750-1,1760, karena harga telah memantul dari area 1,1657-1,1666.
Penjelasan Ilustrasi:
Level-level harga support dan resistance ditunjukkan garis merah tebal yang menandai area tempat pergerakan harga dapat berakhir. Garis-garis ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis-garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe satu jam dari timeframe empat jam. Garis-garis ini merupakan level yang kuat.
Level ekstrem ditunjukkan garis tipis merah tempat dimulainya pantulan harga sebelumnya. Garis-garis ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning adalah garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan ukuran posisi bersih dari masing-masing kategori pelaku pasar.
