Analisis EUR/USD 5M

Pasangan mata uang EUR/USD melanjutkan pergerakan korektif turunnya pada hari Kamis. Volatilitas tetap cukup rendah selama beberapa hari terakhir, dan penurunan pasangan ini sepenuhnya bersifat teknikal. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa latar belakang geopolitik saat ini mungkin memberikan dukungan terbatas bagi dolar AS, karena konflik di Timur Tengah jelas belum mereda dalam beberapa hari terakhir. Meskipun gencatan senjata dihormati oleh semua pihak, tidak ada kemajuan dalam negosiasi, dan tidak ada langkah dari kedua pihak menuju perundingan. Kemarin, indeks aktivitas bisnis untuk sektor jasa dan manufaktur dipublikasikan di Uni Eropa dan Jerman, serta di AS dan Inggris, tetapi jika dilihat dari volatilitas pasangan ini, data tersebut kembali gagal menarik minat pasar. Alhasil, mata uang bersama Eropa ini melemah secara perlahan dan teknikal sepanjang pekan.
Dari sudut pandang teknikal, tren naik berpotensi segera terganggu. Garis tren naik telah ditembus, tetapi garis Senkou Span B masih bertahan. Sampai level ini ditembus, kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan bahwa tren naik lokal telah berakhir. Selain itu, berita geopolitik penting dapat muncul kapan saja dan memicu gejolak baru di pasar.
Pada time frame 5 menit, tidak ada sinyal trading yang terbentuk pada hari Kamis. Selama sesi trading Eropa, harga mendekati garis Senkou Span B namun gagal menunjukkan reaksi. Karena itu, tidak ada sinyal beli yang terbentuk.
Laporan COT

Laporan COT terbaru bertanggal 14 April. Ilustrasi pada time frame mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih para trader non-komersial tetap "bullish", tetapi dengan cepat menyusut akibat peristiwa geopolitik. Para trader melepas mata uang Eropa demi beralih ke dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi saat ini dolar berperan sebagai "reserve currency", yang mendorong tingginya permintaan terhadapnya.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang dapat menguatkan euro, sementara itu faktor yang dapat melemahkan dolar AS justru sangat banyak. Perang di Timur Tengah membuat dolar untuk sementara menjadi sangat menarik, tetapi setelah "masa berlaku" itu habis, semuanya kemungkinan besar akan kembali seperti semula. Dalam jangka panjang, euro bisa turun hingga sekitar 1,06 (garis tren), tetapi tren naiknya masih tetap relevan. Saat ini, pasangan mata uang tersebut belum bergerak jauh dari garis tren menurun, yang sudah beberapa kali ditembus.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya keseimbangan antara bull dan bear. Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long dalam kelompok "Non-commercial" meningkat sebesar 13.700, sementara jumlah posisi short turun sebesar 19.900. Akibatnya, net position naik 33.600 kontrak sepanjang minggu tersebut.
Analisis EUR/USD 1H

Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD masih membentuk tren naik namun saat ini sedang mengalami koreksi. Situasi di Timur Tengah tetap tegang tetapi tidak memburuk, sehingga hanya sedikit alasan kuat bagi dolar AS untuk menguat dalam jangka pendek. Pekan ini bersifat korektif dan ber-volatilitas rendah, dengan pasar menunggu peristiwa-peristiwa penting.
Untuk tanggal 24 April, kami menyoroti level-level berikut untuk trading: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615-1,1625, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1830-1,1837, 1,1907-1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1674) dan garis Kijun-sen (1,1765). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa memindahkan Stop Loss ke breakeven jika harga bergerak 15 pip ke arah yang benar. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Jumat, Jerman akan merilis indeks iklim bisnis, dan University of Michigan akan merilis indeks sentimen konsumen di AS. Pasar kemungkinan akan mengabaikan data makroekonomi ini karena tidak menganggapnya penting.
Rekomendasi Trading:
Pada hari Jumat, trader dapat membuka posisi jual jika harga menguat di bawah area 1,1657-1,1666, dengan target 1,1615-1,1625. Posisi beli dapat dibuka saat terjadi pantulan dari garis Senkou Span B, dengan target 1,1750-1,1760.
Penjelasan Ilustrasi:
Level-level harga support dan resistance – garis merah tebal, di sekitar area ini pergerakan dapat berakhir. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis-garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini bersifat kuat.
Level ekstrem – garis merah tipis tempat harga sebelumnya memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT – besaran net position dari masing-masing kategori trader.
