logo

FX.co ★ Prakiraan dan Analisis GBP/USD – 20 Mei: Inflasi Inggris Menurun Meski Ada Ketegangan Geopolitik

Prakiraan dan Analisis GBP/USD – 20 Mei: Inflasi Inggris Menurun Meski Ada Ketegangan Geopolitik

Pada grafik per jam, pasangan GBP/USD berbalik menguat terhadap dolar AS pada hari Selasa dan terkonsolidasi di bawah level koreksi Fibonacci 50,0% di 1,3408. Dengan demikian, penurunan pound Inggris dapat berlanjut menuju level support 1,3349–1,3355. Konsolidasi di atas level 1,3408 akan mendukung pound sterling dan kelanjutan fase kenaikan menuju area 1,3454–1,3466 dan 1,3526–1,3539.

Prakiraan dan Analisis GBP/USD – 20 Mei: Inflasi Inggris Menurun Meski Ada Ketegangan Geopolitik

Pola gelombang bergeser menjadi bearish pada pekan lalu. Gelombang naik terakhir yang sudah selesai hanya sedikit saja melampaui puncak sebelumnya, sementara gelombang turun terakhir dengan meyakinkan menembus ke bawah level terendah sebelumnya. Faktor geopolitik saat ini mendukung kubu bearish, karena pasar masih belum melihat penandatanganan bahkan nota kesepahaman sementara antara Iran dan Amerika Serikat. Untuk saat ini, gencatan senjata masih berlangsung, tetapi situasinya bergerak menuju eskalasi dan konfrontasi berkepanjangan.

Latar belakang berita hari Selasa kembali mendukung kubu bearish. Pertama, tingkat pengangguran di Inggris naik menjadi 5%, yang tidak diperkirakan para pelaku pasar. Kedua, perkembangan geopolitik kembali mengarah pada kemungkinan serangan baru terhadap Iran. Namun, pelaku pasar yang bullish bertahan dan tidak membiarkan kubu bearish melancarkan serangan baru.

Pagi ini, Inggris merilis laporan inflasi untuk bulan April. Sejak pekan lalu, pelaku pasar sudah mulai bersiap menghadapi perlambatan inflasi Inggris, yang merupakan faktor negatif lain bagi kubu bullish dan bagi pound. Jika inflasi menurun, itu berarti perekonomian Inggris tidak merespons kenaikan harga energi. Terlepas dari krisis politik, pemerintah Inggris berhasil mencegah percepatan indeks harga konsumen. Uni Eropa dan Amerika Serikat jelas tidak dapat mengklaim hal yang sama.

Pada akhirnya, inflasi melambat menjadi 2,8% (bahkan lebih rendah dari perkiraan), sementara inflasi inti tercatat 2,5% (juga di bawah ekspektasi pasar). Dengan demikian, tidak perlu mengharapkan pengetatan kebijakan moneter dari Bank of England pada pertemuan berikutnya. Seperti sudah saya sebutkan, ini adalah kabar buruk bagi pound, karena kenaikan suku bunga akan memperkuat posisi kubu bullish. Saat ini, pound hanya dapat mengandalkan kelanjutan rebound korektif, dan setelah itu, semuanya akan bergantung pada perkembangan situasi geopolitik.

Prakiraan dan Analisis GBP/USD – 20 Mei: Inflasi Inggris Menurun Meski Ada Ketegangan Geopolitik

Pada grafik 4 jam, pasangan GBP/USD memantul dari level koreksi Fibonacci 23,6% di 1,3327 dan berbalik mendukung pound, menguat menuju level Fibonacci 38,2% di 1,3429. Pantulan dari level ini mendukung dolar AS dan berlanjutnya penurunan menuju 1,3327. Divergensi bearish pada indikator CCI juga mendukung mata uang AS. Konsolidasi di atas 1,3429 akan membuka peluang bagi kenaikan pound lebih lanjut.

Laporan Commitments of Traders (COT)

Prakiraan dan Analisis GBP/USD – 20 Mei: Inflasi Inggris Menurun Meski Ada Ketegangan Geopolitik

Sentimen kategori trader "Non-commercial" menjadi kurang bearish selama minggu pelaporan terbaru. Jumlah posisi beli yang dipegang spekulan meningkat sebesar 17.032, sementara jumlah posisi jual menurun sebesar 3.817. Kesenjangan antara posisi beli dan jual kini berada di sekitar 79.000 berbanding 123.000.

Selama enam minggu berturut-turut pada Februari dan Maret, trader non-commercial secara aktif meningkatkan penjualan dan mengurangi pembelian, yang mengakibatkan ketidakseimbangan signifikan antara posisi beli dan posisi jual. Dalam beberapa bulan terakhir, kubu bearish mendominasi, yang tidak mengejutkan siapa pun mengingat situasi geopolitik.

Saya masih tidak percaya pada tren bearish jangka panjang untuk pound, tetapi sekarang semuanya tidak lagi bergantung pada indikator ekonomi, kebijakan perdagangan Trump, atau kebijakan moneter bank sentral, melainkan pada durasi, skala, dan konsekuensi perang di Timur Tengah. Dalam beberapa minggu terakhir, pasar sempat beralih ke ekspektasi de-eskalasi, tetapi berita terbaru menunjukkan bahwa gencatan senjata penuh masih jauh, dan perang bisa kembali memanas kapan saja.

Kalender Ekonomi untuk AS dan Inggris

  • Inggris – Consumer Price Index (06:00 UTC)
  • Amerika Serikat – FOMC Minutes (18:00 UTC)

Kalender ekonomi 20 Mei memuat dua agenda, dengan yang terpenting sudah dirilis ke pasar. Dampak latar belakang ekonomi terhadap sentimen pasar dapat bertahan sepanjang hari Rabu.

Prakiraan dan Tips Trading GBP/USD

Posisi jual dimungkinkan setelah penutupan di bawah level 1,3408, dengan target 1,3349–1,3355. Transaksi ini masih dapat dipertahankan terbuka hari ini.

Posisi beli dimungkinkan setelah penutupan di atas level 1,3408, dengan target 1,3454–1,3466 dan 1,3526–1,3539. Sebagai alternatif, posisi beli dapat dipertimbangkan setelah harga memantul dari level 1,3349–1,3355.

Grid Fibonacci dibangun dari 1,3158–1,3655 pada grafik per jam dan dari 1,3866–1,3158 pada grafik 4 jam.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading