logo

FX.co ★ Trump Sedang Menggali Kubur Politiknya Sendiri

Trump Sedang Menggali Kubur Politiknya Sendiri

Trump Sedang Menggali Kubur Politiknya Sendiri

Biaya hidup keluarga Amerika terus meningkat dari bulan ke bulan. Tahun lalu, Donald Trump memutuskan untuk "memberkahi" rumah tangga Amerika dengan perang dagang, yang pada awalnya terlihat sangat positif di mata konsumen Amerika. Apakah Trump ingin menaikkan tarif barang-barang asing, mengisi anggaran dengan uang dari negara lain, dan merangsang produksi Amerika? Apa yang salah dengan itu—silakan saja! Namun, dalam beberapa bulan menjadi jelas bahwa tarif impor Trump bukan akan dibayar oleh Uni Eropa atau Tiongkok, melainkan oleh orang Amerika sendiri, karena harga semua barang asing akan sekadar naik. Mungkin konsumen Amerika tidak langsung menyadari bahwa harga barang impor meningkat, tetapi pada akhir tahun tampak jelas bahwa sekitar 96% pembayaran untuk impor di AS dilakukan oleh warga Amerika. Totalnya (menurut berbagai perkiraan) mencapai antara $150 miliar hingga $300 miliar.

Pada 2026, Trump menghadiahkan sesuatu yang "tulus" lagi kepada warga Amerika—ia memulai perang dengan Iran. Sekali lagi, tampaknya Washington ingin berperang di Timur Tengah, melihat adanya ancaman dari Iran terhadap keamanan AS? Silakan—lakukan operasi militer, bernegosiasi, dan pastikan status non-nuklir Teheran. Namun dalam praktiknya, orang Amerika kembali yang membayar biaya perang di Iran. Karena blokade Selat Hormuz, harga energi meroket, dan bersama dengan itu, harga bensin di SPBU ikut melambung.

Namun, bensin dan/atau bahan bakar penerbangan hanyalah tahap pertama dari spiral inflasi baru yang mulai diakselerasi secara aktif oleh Iran—sesuatu yang tidak akan pernah terjadi jika Washington tidak melakukan agresi militer. Setelah harga bahan bakar naik, harga semua barang dan jasa lain mulai ikut naik. Bahkan tarif potong rambut pun naik meski sama sekali tidak ada hubungannya dengan impor atau bensin. Berbagai perlengkapan pangkas rambut bukan barang yang tersedia di setiap sudut jalan dan tidak mungkin diantar dengan berjalan kaki. Bagaimanapun juga, pasokan membutuhkan biaya transportasi, dan upah karyawan harus dinaikkan karena inflasi yang meningkat. Hasilnya, harga hampir segala sesuatu naik. Namun kenaikan yang paling terlihat tentu di SPBU, di mana harga bahan bakar meningkat setidaknya 40%.

Akibatnya, ketidakpuasan di kalangan konsumen dan pemilih Amerika terhadap kebijakan Trump semakin meningkat, hanya lima bulan sebelum pemilihan paruh waktu di AS.

Gambaran Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam satu segmen tren naik (gambar bawah), sementara dalam perspektif yang lebih jangka pendek, masih berada dalam struktur korektif. Rangkaian gelombang korektif a-b-c tampaknya telah selesai. Dengan demikian, pembangunan gelombang 3 atau C berlanjut, yang bisa menjadi bagian dari gelombang C. Seluruh gelombang C (jika penandaan gelombang saat ini benar) dapat menyelesaikan pembentukannya jauh di bawah angka 14. Namun, untuk skenario seperti itu, diperlukan dukungan geopolitik yang kuat. Jika tidak, rangkaian gelombang turun dapat berbentuk a-b-c dan selesai di sekitar level 1,1578.

Gambaran Gelombang untuk GBP/USD:

Gambaran gelombang untuk instrumen GBP/USD menjadi semakin jelas dari waktu ke waktu. Kini kita melihat struktur naik yang jelas pada grafik, yang sudah selesai. Karena itu, saya mengharapkan terbentuknya rangkaian gelombang turun, yang mungkin berbentuk impulsif dan sejalan dengan struktur impulsif instrumen EUR/USD. Konsekuensinya, setelah penurunan 300 pip, gelombang korektif dapat diharapkan, diikuti penurunan baru menuju angka 30–31. Saya sudah memperingatkan sebelumnya tentang penurunan baru pound, tetapi saya memperkirakan akan ada koreksi. Namun, realitas pahitnya adalah bahwa ini mungkin merupakan struktur impulsif yang sepenuhnya matang, mengingat kuatnya gelombang pertamanya.

Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang kompleks sulit dimainkan dan sering kali memerlukan perubahan.
  2. Jika tidak ada kepastian tentang apa yang terjadi di pasar, lebih baik tidak masuk.
  3. Tidak pernah ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan. Ingat untuk menggunakan order pelindung Stop Loss.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading