logo

FX.co ★ Pound Inggris. Pratinjau Mingguan

Pound Inggris. Pratinjau Mingguan

Pound Inggris. Pratinjau Mingguan

Pound sterling memulai minggu yang baru dengan penurunan signifikan, menegaskan keinginan pasar untuk terus membangun rangkaian gelombang turun yang dimulai pada 11 Mei. Pola gelombang untuk euro dan pound sedikit berbeda, tetapi keduanya mengindikasikan penurunan. Karena itu, probabilitas awal penurunan GBP/USD lebih tinggi.

Saya sebelumnya juga sudah menyebutkan bahwa gelombang korektif tunggal memang dapat terbentuk, tetapi biasanya jarang. Karena itu, penurunan pound kecil kemungkinan berakhir pada 18 Mei. Faktor geopolitik terus mendorong pelaku pasar untuk membeli dolar AS, karena Iran tidak mengonfirmasi adanya kesepakatan dengan AS dan terus bersikeras pada haknya untuk pengembangan nuklir dan pengayaan uranium. Dengan demikian, Tehran dan Washington mungkin dapat sepakat untuk semua isu lainnya, tetapi satu aspek kunci akan menghalangi tercapainya kesepakatan penuh. Tanpa kesepakatan berarti tanpa perdamaian dan tanpa pembukaan blokade Selat Hormuz.

Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya, Selat Hormuz adalah alat tekanan bagi Iran, bukan hanya terhadap AS tetapi terhadap seluruh dunia, bahkan secara spesifik dan personal terhadap Donald Trump. Semakin lama selat tersebut tetap diblokade, semakin rendah peringkat politik Trump, dan semakin kecil peluang partainya untuk menang dalam pemilu paruh waktu pada November 2026. Iran sudah terbiasa hidup dan bertahan di bawah sanksi. Karena itu, dapat dikatakan bahwa waktu berpihak pada Iran, bukan pada Trump. Iran tidak akan membuka Selat Hormuz kecuali yakin akan mendapatkan kesepakatan yang sepenuhnya memuaskannya. Mungkin sebelum intervensi militer Trump, Tehran akan lebih mudah diajak berkompromi, tetapi sekarang hal itu tidak lagi ada gunanya. Perang sudah berlangsung. Karena Washington tidak berniat meninggalkan tujuannya untuk melakukan denuklirisasi Iran, kemungkinan tercapainya kesepakatan mendekati nol, sehingga meningkatkan permintaan terhadap mata uang AS.

Minggu ini, tidak ada agenda rilis data ekonomi di Inggris. Namun, di AS terdapat beberapa agenda data yang akan dirilis. Karena itu, selama beberapa minggu terakhir, faktor geopolitik menjadi pengaruh utama di pasar valuta asing, yang didukung oleh laporan ekonomi Amerika. Secara khusus, laporan pengangguran dan pasar tenaga kerja akan dirilis pada hari Jumat. Agar dolar dapat terus menguat dalam konteks struktur gelombang saat ini, dibutuhkan data AS yang kuat, serta berita geopolitik yang buruk. Saat ini, faktor yang kedua tidak menjadi masalah, tetapi laporan data ekonomi sedikit lebih rumit.

Pola Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam segmen tren naik (gambar bawah) dan, dalam jangka pendek, berada dalam struktur korektif. Saat ini, kita mungkin sedang menyaksikan pembentukan gelombang 5, yang bisa menjadi bagian dari gelombang C. Keseluruhan gelombang C (jika analisis gelombang saat ini benar) dapat menyelesaikan pembentukannya jauh di bawah level 14. Namun, penurunan yang begitu tajam pada instrumen ini memerlukan dukungan dari kondisi geopolitik. Jika tidak, rangkaian gelombang turun mungkin terpotong (a-b-c) dan menyelesaikan pembentukannya sedikit di bawah level 16.

Pola Gelombang untuk GBP/USD:

Pola gelombang pada instrumen GBP/USD menjadi semakin jelas seiring waktu. Saya memperkirakan pembentukan rangkaian gelombang turun, yang dapat berbentuk impuls dan selaras dengan struktur impuls pada instrumen EUR/USD. Namun, sekalipun instrumen GBP/USD hanya membentuk rangkaian gelombang a-b-c, dan instrumen EUR/USD membentuk struktur lengkap lima gelombang, skenario ini tetap mengimplikasikan penurunan bagi euro dan pound. Karena gelombang korektif tunggal jarang terjadi, saya berpendapat bahwa pound sterling akan membentuk gelombang 3 atau c. Dalam hal ini, instrumen berpeluang turun di bawah level 33. Euro juga akan turun dalam skenario ini.

Prinsip-Prinsip Dasar Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang kompleks sulit diperdagangkan dan sering kali berubah.
  2. Jika pasar berada dalam kondisi tidak pasti, lebih baik tidak masuk posisi.
  3. Tidak pernah ada kepastian 100% terkait arah pergerakan. Selalu ingat untuk menggunakan order protektif stop-loss.
  4. Analisis gelombang dapat dipadukan dengan bentuk analisis dan strategi trading lainnya.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading