logo

FX.co ★ Pasar terus mencetak rekor

Pasar terus mencetak rekor

Segala sesuatu yang berjalan baik saat ini terikat pada kecerdasan buatan. Bertaruh pada sektor lain di S&P 500 tampak kurang bijak. Itulah pandangan yang mendorong para investor ketika mereka mengangkat ketiga indeks utama AS ke rekor tertinggi selama lima hari berturut-turut. Ini adalah reli beruntun terpanjang sejak Februari 2017. Kenaikan saham selama sembilan hari ini merupakan yang terpanjang tahun ini — satu sesi lagi akan menjadikannya rangkaian kemenangan terpanjang sejak 1995.

Dinamika rangkaian kemenangan S&P 500

Pasar terus mencetak rekor

Kenaikan menakjubkan sebesar 36% pada saham teknologi sejak level tertinggi Maret telah menutupi pelemahan di sektor energi dan saham lain, dan mendorong reli sebesar 16% pada S&P 500 sepanjang April–Mei. Namun, lebih dari 12 poin persentase dari perbedaan kinerja tersebut hanya berasal dari selusin emiten. Dan FOMO, atau Fear of Missing Out, tidak hanya terjadi pada investor ritel; investor profesional pun bertindak dengan cara yang sama.

Perusahaan pembuat chip memimpin kenaikan ini. Philadelphia Semiconductor Index telah melonjak sekitar 90% dari titik terendah lokal tahun ini. Rekor baru S&P didorong oleh Marvell Technology dan Hewlett Packard Enterprise. Marvell menguat setelah CEO NVIDIA, Steven Jen, mengatakan bahwa perusahaan tersebut bisa menjadi emiten berikutnya yang bergabung dengan klub kapitalisasi pasar $1 triliun. Hewlett Packard Enterprise mengejutkan investor dengan laporan kinerja kuartal I yang kuat.

Dinamika skeptis vs optimis di pasar saham AS

Pasar terus mencetak rekor

Sementara euforia melanda saham AS, para penasihat perdagangan Wall Street terbelah soal prospek S&P 500. Beberapa pihak yang sebelumnya menyarankan strategi buy-and-hold kini berbalik menjadi bearish. Porsi kalangan pesimistis secara material lebih tinggi dibandingkan menjelang pecahnya gelembung dot-com. Bagi sebagian orang, itu adalah sinyal yang mengkhawatirkan; sementara yang lain melihatnya sebagai bukti bahwa reli masih bisa berlanjut — pasar belum mencapai puncaknya.

Kalangan bullish terhadap S&P tidak gentar oleh faktor geopolitik maupun oleh meningkatnya probabilitas pengetatan The Fed pada 2026, yang saat ini diperkirakan sekitar 56% setelah komentar hawkish dari FOMC. Presiden Federal Reserve Cleveland Beth Hammack mengatakan masuk akal untuk mempertahankan suku bunga di level saat ini di tengah ketidakpastian, namun jika inflasi kembali meningkat, bank sentral harus bertindak.

Pasar terus mencetak rekor

Sementara itu, Polymarket telah memangkas probabilitas Selat Hormuz dibuka kembali dari 60% menjadi 22% dalam 10 hari terakhir. Geopolitik terus membebani kelas aset lain, tetapi untuk saat ini pasar saham mengabaikannya. Pertanyaan kunci tetap: sampai kapan kondisi ini akan bertahan.

Secara teknikal, grafik harian S&P 500 tetap tidak berubah: indeks luas ini dengan percaya diri bergerak menuju target jangka panjang yang sebelumnya diumumkan di 7.700. Strategi buy-the-dip bekerja dengan sangat mulus. Belum ada alasan untuk meninggalkannya — biasnya masih mengarah pada kelanjutan reli.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading