Analisis GBP/USD 5M

Pasangan mata uang GBP/USD juga mengalami koreksi tipis sepanjang hari Senin, namun para trader tidak melihat adanya pergerakan yang signifikan. Seperti yang telah kami peringatkan, hari itu ternyata sepi dan tidak menarik karena tidak ada peristiwa makroekonomi maupun fundamental yang berarti. Saat ini, pasar hanya memberi perhatian yang sangat tidak langsung pada berita geopolitik. Tidak ada pelaku pasar yang benar-benar tertarik pada janji terbaru Trump mengenai kesepakatan dengan Iran, yang disertai dengan serangan roket di Timur Tengah. Dengan demikian, pasar menunggu munculnya peristiwa penting baru yang bisa membantu menjawab pertanyaan "Bagaimana langkah The Fed pada 2026?" dan "Apakah sudah ada tanda nyata bahwa perang di Timur Tengah akan berakhir?" Peristiwa berikutnya yang mungkin memberikan jawaban atas salah satu pertanyaan ini adalah laporan inflasi AS yang akan dirilis besok. Jika inflasi terus meningkat, peluang Federal Reserve untuk mengetatkan kebijakan pada 2026 akan bertambah besar, sehingga mendukung penguatan dolar AS.
Dari sudut pandang teknikal, tren turun masih berlanjut. Harga berada di bawah garis-garis indikator Ichimoku, namun saat ini tidak ada garis tren yang terbentuk, dan penguatan dolar pada hari Jumat mungkin hanya bersifat sementara. Faktor geopolitik sudah tidak lagi menopang dolar seperti sebelumnya, tetapi pada 2026 banyak faktor yang justru menguntungkan mata uang Amerika. Diperlukan alasan yang benar-benar kuat untuk mendorong penurunan harga yang baru.
Pada timeframe 5 menit di hari Senin, terbentuk sinyal jual yang cukup layak. Di awal sesi trading Amerika, harga memantul turun dengan deviasi minimal dari area 1,3369–1,3377 dan bergerak turun sekitar 10–15 pip hingga penutupan hari. Volatilitas kembali rendah.
Laporan COT

Laporan COT untuk pound Inggris menunjukkan bahwa sentimen trader komersial terus berubah dalam beberapa tahun terakhir. Garis merah dan biru, yang mewakili posisi bersih trader komersial dan non-komersial, sering kali saling berpotongan dan sebagian besar berada dekat level nol. Saat ini, garis-garis tersebut mulai menjauh satu sama lain, dengan trader non-komersial masih mendominasi dari sisi penjualan. Mengingat situasi di Timur Tengah, rendahnya permintaan terhadap mata uang berisiko bukanlah hal yang mengejutkan.
Dalam jangka panjang, dolar terus melemah akibat kebijakan Trump, yang jelas terlihat pada timeframe mingguan (ilustrasi di atas). Perang dagang akan berlanjut dalam satu atau lain bentuk untuk waktu yang lama, dan kebijakan Trump secara langsung maupun tidak langsung memang diarahkan untuk melemahkan mata uang AS. Namun, saat ini faktor geopolitik berada di garis depan dan belakangan ini memberikan dukungan kuat bagi dolar. Karena konflik di Timur Tengah belum dapat dianggap terselesaikan, dolar AS masih berpotensi menguat di masa mendatang. Menurut laporan COT terbaru (bertanggal 2 Juni), kelompok "Non-commercial" menutup 4.300 kontrak BUY dan 13.500 kontrak SELL. Dengan demikian, posisi bersih trader non-komersial meningkat sebesar 9.200 kontrak dalam sepekan.
Analisis GBP/USD 1H

Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD telah mengakhiri tren naiknya di tengah memanasnya ketegangan seputar Selat Hormuz serta hubungan antara Iran dan AS. Latar belakang makroekonomi dan fundamental sejauh ini masih belum memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan pasangan ini (dengan beberapa pengecualian). Kami menilai tanpa adanya eskalasi nyata konflik di Timur Tengah, dolar tidak akan menunjukkan penguatan yang besar, namun posisi mata uang AS saat ini tetap lebih menguntungkan dibandingkan pound Inggris.
Untuk 9 Juni, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3096–1,3115, 1,3179–1,3187, 1,3369–1,3377, 1,3465–1,3480, 1,3588, 1,3671–1,3681, 1,3751–1,3763. Garis Senkou Span B (1,3437) dan Kijun-sen (1,3392) juga dapat berfungsi sebagai sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan Stop Loss ke titik impas ketika harga sudah bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhatikan saat menentukan sinyal trading.
Pada hari Selasa, tidak ada agenda rilis data dan peristiwa penting di Inggris, sementara di AS akan dirilis laporan ADP yang kurang menarik dan data penjualan rumah yang sudah ada. Kami tidak memperkirakan pasar akan bereaksi terhadap laporan-laporan ini, sehingga volatilitas hari ini kemungkinan kembali rendah, dan harga dapat tetap bergerak di sekitar area 1,3369–1,3377.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, para trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1,3179–1,3187 jika harga memantul dari area 1,3369–1,3377. Posisi beli dapat menjadi relevan jika terjadi konsolidasi di atas kisaran 1,3369–1,3377, namun garis-garis indikator Ichimoku berada cukup dekat dengan area ini dan dapat menjadi titik pantul harga.
Penjelasan Ilustrasi:
Level harga support dan resistance (resistance/support) ditandai dengan garis merah tebal, di sekitar area tersebut pergerakan harga dapat berakhir. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini tergolong kuat.
Level ekstrem ditunjukkan dengan garis merah tipis, dari mana harga sebelumnya telah memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning menunjukkan garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan besaran posisi neto untuk setiap kategori trader.
