Analisis EUR/USD 5M

Pasangan mata uang EUR/USD terus mengalami penurunan yang lemah pada hari Kamis, dengan tingkat volatilitas yang rendah dan masa depan yang tidak jelas. Pasar tampaknya mengabaikan kembali satu peristiwa penting lainnya, yaitu rapat European Central Bank, kenaikan suku bunga, dan pidato oleh Christine Lagarde. Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, reaksi pasar hanya bersifat "formalitas. " Dalam jangka waktu dua jam yang mengelilingi rapat ECB, euro hanya bergerak naik turun sekitar 10-15 pip, dan berakhir di situ. Mengenai prospek dolar AS, meskipun mata uang ini juga mengalami penguatan yang sangat lambat, kondisi di Timur Tengah masih menunjukkan ketegangan. Tentu saja, pembicaraan antara Teheran dan Washington mungkin dapat dilanjutkan besok, tetapi sejauh ini yang terdengar hanyalah pernyataan Trump tentang kemungkinan serangan baru terhadap Iran. Akibatnya, dolar tetap berada dalam posisi yang lebih menguntungkan, meskipun kami masih tidak mengharapkan kenaikan yang signifikan. Pasar tampaknya enggan untuk membeli dolar, tetapi tidak memiliki banyak pilihan.
Dari sisi teknikal, tren penurunan masih berlanjut, tetapi apakah itu akan terus berlanjut lebih jauh masih menjadi pertanyaan besar. Jika Teheran dan Washington secara mengejutkan menyepakati kesepakatan, permintaan untuk mata uang AS kemungkinan akan menurun. Namun, untuk saat ini, kedua pihak justru tampak lebih dekat menuju skenario dimulainya kembali konflik, sehingga dolar tetap kuat di seluruh pasar.
Pada time frame 5 menit hari Kamis, pergerakan dianggap lemah, namun pasangan ini tetap menghasilkan dua sinyal trading. Di awal sesi Asia, harga menembus kisaran 1. 1536–1. 1542, tetapi gagal untuk melanjutkan kenaikan secara signifikan. Selama sesi Eropa, harga terakumulasi di bawah kisaran tersebut dan kemudian beberapa kali memantul dari area itu, sehingga mengonfirmasi pergerakan. Dengan demikian, para trader memiliki kesempatan untuk membuka posisi jual yang bisa dipertahankan hingga hari Jumat.
Laporan COT
Laporan COT terbaru diterbitkan pada 2 Juni. Grafik untuk periode mingguan dengan tegas menunjukkan bahwa posisi neto trader non-komersial tetap "bullish", meskipun mengalami penurunan drastis akibat kejadian geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader telah melepaskan mata uang Eropa dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Trump tetap sama, tetapi untuk sementara, dolar dianggap sebagai "mata uang cadangan". Namun, proses ini mungkin telah sampai pada akhir.
Kami belum melihat ada indikasi fundamental yang bisa mendukung euro, sementara ada banyak faktor yang cenderung melemahkan dolar AS. Konflik di Timur Tengah sempat membuat dolar sangat menarik, namun ketika faktor ini telah mencapai titik puncaknya, segala sesuatunya akan kembali normal. Momen itu mungkin sudah berlalu. Dalam jangka panjang, euro berpotensi jatuh ke $1,08 (garis tren), tetapi tren kenaikannya masih tetap berfungsi. Dalam beberapa bulan terakhir, pasangan ini belum mendekati garis tersebut secara signifikan.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menandakan adanya keseimbangan antara bull dan bear. Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long di kelompok "Non-commercial" meningkat sebesar 12. 400, sedangkan jumlah posisi short mengalami penurunan sebesar 7. 000. Sebagai akibatnya, posisi neto meningkat sebesar 21. 400 kontrak dalam waktu satu minggu.
Analisis EUR/USD 1H

Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD telah kembali melanjutkan tren penurunan. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, namun belum terjadi lagi perang skala penuh, dan belum ada kesepakatan damai. Dengan demikian, saat ini belum terdapat alasan yang cukup kuat bagi dolar untuk menguat, namun juga tidak ada alasan yang substansial bagi euro untuk menguat. Namun, dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik yang terus berlangsung, alasan tersebut bisa saja muncul ke depan.
Untuk 12 Juni, level-level berikut diidentifikasi untuk keperluan trading: 1,1362, 1,1426, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837, 1,1907–1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1637) dan garis Kijun-sen (1,1573). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Ingat untuk memasang stop loss pada level impas ketika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Langkah ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata keliru.
Pada hari Jumat, Zona Euro akan merilis estimasi kedua laporan inflasi Jerman, sementara AS akan mempublikasikan indeks sentimen konsumen University of Michigan. Keduanya kami anggap sebagai laporan sekunder, terlebih saat ini pasar mengabaikan sekitar 90% data ekonomi.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat mempertahankan posisi jual dengan target 1,1444, karena harga telah terkonsolidasi di bawah area 1,1536–1,1542. Posisi beli dapat dibuka jika terjadi konsolidasi di atas 1,1585, dengan target 1,1637.
Penjelasan Untuk Ilustrasi:
- Level Support dan Resistance (garis warna merah tebal): Area kunci di mana pergerakan harga mungkin terhenti. Level ini bukan merupakan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B: Garis indikator Ichimoku yang dipindahkan dari time frame H4 ke grafik per jam, garis ini fungsinya adalah menunjukkan level yang kuat.
- Level Ekstrem (garis warna merah tipis): Titik di mana harga sebelumnya telah memantul. Kedua level ini dapat berfungsi sebagai sumber sinyal trading.
- Garis Warna Kuning: Garis tren, kanal, atau pola teknis lainnya.
- Indikator 1 di dalam Grafik COT: Mencerminkan ukuran net position dari setiap kategori trader.
