Dolar Australia, dolar Kanada, dan pound Inggris berhasil diperdagangkan hari ini dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Saya memperdagangkan yen dengan pendekatan Momentum.

Data inflasi Jerman dan Italia sepenuhnya sesuai dengan prediksi para ekonom, masing-masing menunjukkan penurunan sebesar 0,2% dan kenaikan sebesar 0,1%, yang mendukung euro dengan kenaikan tipis pada paruh pertama hari itu. Optimisme hati-hati di pasar ini diperkuat oleh ekspektasi akan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Sentral Eropa. Meskipun terjadi sedikit kenaikan, euro tetap berada di bawah tekanan karena ketidakpastian yang berkelanjutan dalam perekonomian global dan situasi di Timur Tengah.

Ke depannya, kita akan menerima data Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan dan ekspektasi inflasi. Namun, fokus utama tetap tertuju pada perkembangan lebih lanjut terkait potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Meskipun detail kesepakatan yang mungkin tercapai masih belum jelas, fakta bahwa sedang berlangsung negosiasi aktif saja sudah memberi dampak yang nyata pada pasar. Setiap tanda kemajuan dalam menjembatani perbedaan posisi dapat memicu rally tajam pada aset berisiko, yang akan mendukung euro dan pound.
Terkait data ekonomi, sentimen konsumen dan ekspektasi inflasi tidak akan diabaikan. Para pelaku pasar selalu bereaksi sensitif terhadap perubahan dalam kondisi makroekonomi. Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan adalah indikator utama yang mengukur optimisme atau pesimisme konsumen terhadap situasi keuangan mereka dan kondisi perekonomian secara keseluruhan. Angka yang tinggi biasanya mendukung dolar AS dan penguatannya.
Selain indeks sentimen, perhatian khusus akan diberikan pada data ekspektasi inflasi. Kemampuan konsumen untuk mengantisipasi inflasi di masa depan dengan akurat berperan penting. Jika ekspektasi inflasi tinggi, konsumen dapat mempercepat pembelian, yang secara paradoks justru dapat semakin memperkuat tekanan inflasi.
Jika data yang dirilis menunjukkan hasil yang kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika tidak ada reaksi pasar terhadap data, saya akan terus menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari
EUR/USD
- Beli saat breakout di atas 1,1590 dengan target 1,1625 dan 1,1645
- Jual saat breakout di bawah 1,1560 dengan target 1,1535 dan 1,1500
GBP/USD
- Beli saat breakout di atas 1,3424 dengan target 1,3452 dan 1,3478
- Jual saat breakout di bawah 1,3388 dengan target 1,3359 dan 1,3331
USD/JPY
- Beli saat breakout di atas 160,25 dengan target 160,43 dan 160,67
- Jual saat breakout di bawah 160,00 dengan target 159,80 dan 159,60
Strategi Mean Reversion (Reversal) untuk Paruh Kedua Hari

EUR/USD
- Jual setelah breakout ke atas 1,1605 gagal, ketika harga kembali turun di bawah level ini
- Beli setelah breakout ke bawah 1,1558 gagal, ketika harga kembali naik di atas level ini

GBP/USD
- Jual setelah breakout ke atas 1,3436 gagal, ketika harga kembali turun di bawah level ini
- Beli setelah breakout ke bawah 1,3390 gagal, ketika harga kembali naik di atas level ini

AUD/USD
- Jual setelah kegagalan breakout ke atas 0,7066, saat harga kembali turun di bawah level ini
- Beli setelah kegagalanbreakout ke bawah 0,7024, saat harga kembali naik di atas level ini

USD/CAD
- Jual setelah upaya penembusan di atas 1,3997 gagal, ketika harga kembali turun di bawah level ini
- Beli setelah upaya penembusan ke bawah 1,3967 gagal, ketika harga kembali naik di atas level ini
