logo

FX.co ★ GBP/USD: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 1 Juli (Sesi AS)

GBP/USD: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 1 Juli (Sesi AS)

Tinjauan Trading dan Kiat-kiat untuk Trading Poundsterling

Uji level 1,3230 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak di bawah garis nol, mengonfirmasi titik entri yang valid untuk posisi jual pada pound. Namun, pasangan ini gagal bergerak lebih rendah.

Poundsterling menunjukkan ketahanan yang luar biasa meskipun dirilisnya data ekonomi yang beragam dari Inggris. Meskipun sektor manufaktur menutup kuartal kedua dengan apa yang tampak sebagai catatan positif, data tersebut tidak mampu memicu antusiasme yang berarti di kalangan trader. Manufacturing PMI untuk Juni tercatat di 52,5, turun dari angka bulan sebelumnya.

Para trader kini menunggu rilis data ekonomi AS berikutnya, yang dapat secara signifikan mengubah ekspektasi mengenai keputusan kebijakan moneter The Federal Reserve selanjutnya. Pasar tenaga kerja akan tetap menjadi fokus utama, karena masih menjadi salah satu indikator terpenting bagi kondisi ekonomi AS. Perhatian khusus akan tertuju pada laporan ADP Employment Change bulan Juni. Diterbitkan oleh Automatic Data Processing, indikator ini kerap dipandang sebagai indikator pendahulu bagi laporan resmi Nonfarm Payrolls (NFP).

ISM Manufacturing PMI juga akan dipantau dengan cermat. Indeks ini mencerminkan kondisi di sektor manufaktur AS dan dianggap sebagai salah satu indikator ekonomi utama. Kenaikan indeks akan menunjukkan aktivitas manufaktur yang lebih kuat, yang akan dipandang sebagai sinyal positif bagi ekonomi AS dan, pada gilirannya, mendukung penguatan dolar AS.

Sorotan hari perdagangan ini akan menjadi pidato Chairman FOMC Kevin Warsh. Pelaku pasar akan menganalisis secara saksama pernyataannya untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan The Federal Reserve di masa depan.

Untuk strategi intraday saya, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.

GBP/USD: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 1 Juli (Sesi AS)

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Saya berencana membeli pound jika harga mencapai level entri di sekitar 1,3261 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1,3307 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 1,3307, saya berencana menutup posisi beli dan segera mempertimbangkan untuk membuka posisi jual, dengan ekspektasi pergerakan berlawanan arah sejauh 30–35 poin. Kenaikan kuat pada pound kemungkinan besar hanya akan terjadi jika data AS keluar lebih lemah dari perkiraan. Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik.

Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound jika harga menguji level 1,3241 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan dapat memicu pembalikan pasar menjadi bullish. Dalam kasus ini, pasangan tersebut berpeluang naik menuju 1,3261 dan 1,3307.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Saya berencana menjual pound setelah harga menembus ke bawah 1,3241 (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat pasangan ini. Target penurunan utama berada di 1,3201, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera mempertimbangkan untuk membuka posisi beli, dengan ekspektasi rebound sebesar 20–25 poin. Tekanan jual pada pound kemungkinan akan kembali jika data ekonomi AS kuat. Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual pound jika harga menguji level 1,3261 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan dapat memicu pembalikan pasar menjadi bearish. Dalam kasus ini, pasangan tersebut berpeluang turun menuju 1,3241 dan 1,3201.

GBP/USD: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 1 Juli (Sesi AS)

Panduan Grafik

  • Garis hijau tipis – harga masuk yang disarankan untuk posisi long.
  • Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau area untuk mengamankan profit secara manual, karena kenaikan harga lebih lanjut di atas level ini dianggap kecil kemungkinannya.
  • Garis merah tipis – harga masuk yang disarankan untuk posisi short.
  • Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau area untuk mengamankan profit secara manual, karena penurunan harga lebih lanjut di bawah level ini dianggap kecil kemungkinannya.
  • Indikator MACD – saat masuk pasar, perhatikan dengan saksama kondisi overbought dan oversold.

Penting: Para trader Forex pemula harus berhati-hati saat masuk ke pasar. Secara umum, disarankan untuk menghindari masuk pasar menjelang rilis data fundamental utama untuk mencegah fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk tetap trading selama rilis berita, selalu gunakan order stop-loss untuk meminimalkan potensi kerugian. Trading tanpa stop-loss dapat dengan cepat mengakibatkan hilangnya seluruh saldo akun trading Anda, terutama jika Anda membuka posisi dengan ukuran besar tanpa menerapkan manajemen risiko yang tepat.

Terakhir, ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini umumnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading