Analisis EUR/USD Grafik 5M

Pasangan mata uang EUR/USD pada hari Rabu melemah ke area 1,1362, yang dalam kondisi saat ini dapat dianggap sebagai batas bawah rentang trading. Secara keseluruhan, timeframe satu jam dengan jelas menunjukkan pergerakan mendatar di antara 1,1362 dan 1,1433 dalam beberapa hari terakhir. Dengan demikian, koreksi pasangan ini terbukti minimal, dan pasar masih belum menunjukkan keinginan untuk menjual dolar dan membeli mata uang berisiko. Secara sekilas, kemarin mungkin mendukung euro. Namun, kenyataannya laporan terpenting mengenai inflasi Eropa sekali lagi diabaikan oleh pasar, sebagaimana terjadi pada hampir semua data zona euro belakangan ini dan pada sebagian besar laporan makroekonomi selama empat bulan terakhir. Dengan demikian, perlambatan inflasi di zona euro justru lebih merupakan faktor negatif bagi euro, karena Bank Sentral Eropa sekarang mungkin akan membatalkan pengetatan kebijakan moneter lanjutan pada bulan Juli. Namun, perlu diingat bahwa kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve tidak dijamin dan kecil kemungkinannya terjadi pada pertemuan berikutnya.
Dari sudut pandang teknikal, tren menuurn masih berlanjut, dan euro berpotensi menguat setidaknya hingga garis Senkou Span B. Secara umum, euro telah melemah selama dua bulan meskipun ada faktor fundamental dan geopolitik. Saat ini tidak ada garis tren, dan tren naik jangka panjang masih bertahan pada timeframe yang lebih panjang.
Pada timeframe 5 menit, hanya terbentuk satu sinyal trading. Pada awal sesi Amerika, harga memantul dari area 1,1362–1,1385 tetapi gagal mempertahankan momentum naiknya. Volatilitas kembali rendah, meskipun latar belakang makroekonomi cukup kuat. Mata uang Eropa belum mampu bangkit, sementara dolar tetap memimpin.
Laporan COT

Laporan COT terbaru bertanggal 23 Juni. Pada time frame mingguan, posisi bersih para trader nonkomersial masih bullish, tetapi telah menurun tajam akibat peristiwa geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader mengurangi eksposur terhadap euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi dolar sempat kembali menjadi "mata uang cadangan" untuk sementara waktu. Namun, proses ini mungkin sudah berakhir.
Kita masih belum melihat faktor fundamental yang mendukung penguatan euro, sementara faktor yang mendukung pelemahan dolar AS masih cukup banyak. Perang di Timur Tengah sempat membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi setelah "masa berlaku" faktor ini habis, situasi akan kembali normal. Dan ini mungkin sudah terjadi. Dalam jangka panjang, euro mungkin turun ke level 1,08 (garis tren), tetapi tren naiknya tetap relevan. Dalam beberapa bulan terakhir, pasangan ini belum mendekati garis tersebut secara signifikan.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya keseimbangan antara bullish dan bearish. Selama minggu pelaporan terakhir, posisi long dalam kelompok nonkomersial naik sebesar 19.300, sementara jumlah posisi short meningkat sebesar 23.500. Akibatnya, posisi bersih turun 4.200 kontrak dalam seminggu.
Analisis EUR/USD Grafik 1 Jam

Pada timeframe per jam, tren menurun yang tidak didukung oleh fundamental masih terus berkembang. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, tetapi kami tidak menilai bahwa penguatan lebih lanjut dolar dibenarkan hanya karena serangan yang kembali terjadi antara Iran dan AS atau karena ketidakpastian dalam perundingan dan prospek kesepakatan. The Fed telah mendukung dolar AS selama dua minggu, tetapi sulit untuk menjelaskan alasan berlanjutnya pelemahan ini. Pasar mengabaikan semua faktor yang sebenarnya menguntungkan bagi euro.
Untuk 2 Juli, kami menyoroti level-level berikut untuk aktivitas trading: 1,1234, 1,1274, 1,1362, 1,1433, 1,1536-1,1542, 1,1585, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1786, 1,1830-1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1474) dan garis Kijun-sen (1,1397). Garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari sehingga harus diperhitungkan ketika menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memasang order Stop Loss ke titik impas jika harga bergerak 15 pip ke arah yang benar. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Kamis, tingkat pengangguran di Zona Euro akan dirilis, yang kemungkinan besar akan diabaikan hingga 90%, sementara di AS akan ada rilis penting NonFarm Payrolls dan data tingkat pengangguran yang semula dijadwalkan pada hari Jumat, tetapi ditunda karena Hari Kemerdekaan di AS. Dengan demikian, kita dapat mengantisipasi pergerakan dan peristiwa menarik pada paruh kedua hari, dan dolar sekali lagi akan mencoba menguat di pasar valuta asing.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1,1274 jika harga berkonsolidasi di bawah 1,1362. Posisi beli dapat dibuka dengan target 1,1433 dan garis Senkou Span B, karena harga kemarin memantul dari level 1,1362.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
Level-level harga support dan resistance ditandai dengan garis tebal merah, di sekitar area tersebut pergerakan harga dapat berakhir. Garis-garis ini bukan merupakan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini tergolong kuat.
Level ekstrem ditandai dengan garis tipis merah, tempat dimulainya pantulan harga sebelumnya. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning adalah garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan besaran posisi bersih untuk setiap kategori trader.
