Analisis EUR/USD 5M

Pair mata uang EUR/USD mencatat kenaikan yang cukup kuat pada hari Kamis, namun pergerakan tersebut dengan cepat berakhir, sekali lagi menegaskan sifat korektif dari pergerakan ini dan minimnya kesiapan pasar untuk benar-benar menjual dolar. Di Amerika Serikat kemarin dirilis laporan Nonfarm Payrolls yang penting, yang memicu pelemahan dolar. Ternyata jumlah pekerjaan baru di sektor nonfarm pada bulan Juni hanya mencapai 57.000, kira-kira setengah dari perkiraan. Selain itu, data bulan Mei dan April juga direvisi turun dengan jumlah yang cukup besar. Dengan demikian, pasar tenaga kerja AS kembali menimbulkan kekhawatiran, dan dolar melemah tajam di seluruh pasar. Namun, seperti yang sudah kami catat, hal ini tidak berlangsung lama. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran turun ke 4,2%, tetapi pasar tidak memberikan respons positif yang berarti terhadap hasil ini. Tren naik tetap terjaga, tidak ada alasan bagi dolar untuk menguat, dan pasar sudah memasukkan semua faktor bullish bagi mata uang AS ke dalam harga. Meski demikian, masih ada kesan bahwa penurunan bisa berlanjut lagi.
Dari sudut pandang teknikal, tren naik masih berlanjut, tetapi setelah delapan hari kenaikan, harga tetap berada di bawah garis Senkou Span B, yang paling jelas mencerminkan kekuatan bullish saat ini. Jika garis Senkou Span B berhasil ditembus, hal ini akan memberikan dukungan bagi euro, setidaknya sampai tingkat tertentu.
Pada timeframe 5-menit, cukup banyak sinyal trading yang terbentuk pada hari Kamis. Pertama, pair menembus ke atas garis Kijun-sen dan kemudian memantul darinya dari sisi atas. Jadi, trader memiliki dua kesempatan untuk membuka posisi long. Pergerakan ini berakhir dengan pengujian garis Senkou Span B, di dekat mana terbentuk sinyal jual. Dengan demikian, transaksi kedua juga berakhir dengan profit.
Laporan COT
Laporan COT terbaru bertanggal 23 Juni. Ilustrasi pada timeframe mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa net position trader non-komersial masih bullish, tetapi telah turun tajam akibat peristiwa geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader mengurangi kepemilikan mereka atas mata uang Eropa demi dolar AS. Kebijakan Donald Trump tidak berubah, tetapi untuk sementara waktu dolar berfungsi sebagai mata uang cadangan. Namun, proses ini mungkin sudah berakhir.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang mendukung penguatan mata uang Eropa, sementara masih banyak faktor yang berpihak pada pelemahan dolar AS. Perang di Timur Tengah untuk sementara membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi ketika pengaruh faktor ini memudar, segalanya seharusnya kembali normal. Bisa jadi hal itu sudah terjadi. Dalam jangka panjang, euro bisa saja turun hingga ke level 1,08 (garis tren), sementara tren naik masih tetap relevan. Selain itu, dalam beberapa bulan terakhir pair ini belum bergerak terlalu dekat ke garis tersebut.
Posisi garis indikator merah dan biru menunjukkan adanya paritas antara bull dan bear. Dalam minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long yang dipegang oleh kelompok Non-commercial meningkat sebesar 19.300, sementara jumlah posisi short bertambah 23.500. Akibatnya, net position turun 4.200 sepanjang minggu.
Analisis EUR/USD 1H
Pada timeframe per jam, tren naik korektif terus terbentuk di dalam tren turun dua bulan yang lebih luas. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, tetapi kami tidak melihat bahwa serangan lanjutan yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, atau ketidakpastian seputar negosiasi dan prospek kesepakatan, cukup kuat untuk menjadi alasan berlanjutnya penguatan dolar. The Federal Reserve telah mendukung mata uang AS dua minggu lalu, namun pasar terus mengabaikan semua faktor yang mendukung euro.
Untuk 3 Juli, kami menyoroti level-level trading berikut: 1,1234, 1,1274, 1,1362, 1,1433, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1474) dan garis Kijun-sen (1,1417). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa memindahkan order Stop Loss ke breakeven jika harga bergerak 15 poin ke arah yang benar. Ini akan membantu melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Jumat, akan berlangsung pidato lain dari Presiden ECB Christine Lagarde di Uni Eropa, sementara Amerika Serikat hari ini merayakan Hari Kemerdekaan. Karena itu, volatilitas bisa rendah, dan pergerakan pasar mungkin lemah dan tidak trending.
Rekomendasi trading
Hari ini, trader dapat mempertimbangkan posisi short dengan target 1,1433 dan garis Kijun-sen jika harga memantul dari garis Senkou Span B untuk kedua kalinya. Posisi long dapat dibuka saat terjadi pantulan dari garis kritis atau setelah harga terkonsolidasi di atas garis Senkou Span B.
Penjelasan elemen pada grafik
- Level harga support dan resistance ditampilkan sebagai garis merah tebal tempat suatu pergerakan berpotensi berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4-jam. Garis-garis ini merupakan level yang kuat.
- Level ekstrem adalah garis merah tipis tempat harga sebelumnya memantul. Level ini berfungsi sebagai sumber sinyal trading.
- Garis kuning menggambarkan garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada chart COT menunjukkan besaran net position untuk setiap kategori trader.
