logo

FX.co ★ Pasar saham pada 7 Juli: S&P 500 dan NASDAQ melanjutkan penguatan

Pasar saham pada 7 Juli: S&P 500 dan NASDAQ melanjutkan penguatan

Kemarin, indeks saham berbalik menguat. S&P 500 naik 0,72%, dan Nasdaq 100 melonjak 1,12%. Dow Jones Industrial Average bertambah 0,29%.

Pasar saham pada 7 Juli: S&P 500 dan NASDAQ melanjutkan penguatan

Hari ini, pasar Asia kembali bergerak melemah, dengan sektor teknologi sekali lagi menjadi episentrum aksi jual.

Indeks MSCI Asia Pasifik sempat mengalami penurunan hingga 2,2% dalam sesi intraday, tetapi kemudian ada pembeli yang masuk untuk mengambil keuntungan dari penurunan ini, sehingga mengurangi kerugian menjadi sekitar 1,5%. Penjualan baru di sektor teknologi semakin menambah kekhawatiran bahwa kenaikan yang dramatis dalam AI mungkin sudah berlebihan.



Samsung menarik perhatian publik setelah laporan kinerjanya mencerminkan perubahan dalam sentimen pasar. Perusahaan mengumumkan kenaikan laba yang luar biasa hingga 19 kali lipat, berkat lonjakan permintaan untuk chip memori yang digunakan di pusat data, namun sahamnya justru turun sekitar 10%. Hal ini disebabkan laba yang hanya melebihi ekspektasi analis sebesar 6% dan dengan harga saham yang sudah meningkat tajam sejak awal tahun, pasar berharap akan hasil yang lebih baik. Inti dari dinamika ini adalah evaluasi ulang secara besar-besaran mengenai fase berikutnya dalam persaingan AI.

Meski ketertarikan terhadap teknologi masih ada, perhatian investor kini terkonsentrasi pada satu pertanyaan utama: apakah peningkatan belanja modal (capex), persaingan yang semakin meningkat, dan ekspansi kapasitas cukup untuk mendorong pertumbuhan laba yang mampu mendukung valuasi yang tinggi? Berita mengenai pembangunan kapasitas, penundaan, dan kenaikan utang — yang sebelumnya diabaikan — sekarang menjadi pemicu aksi jual. Tema utama yang mendominasi adalah rotasi modal keluar dari saham teknologi yang overvalued menuju sektor lain.

Di tempat lain, pasar mengalami perubahan ke suasana yang lebih hati-hati, dan peningkatan premis geopolitik mulai mempengaruhi harga minyak. Harga Brent naik sekitar 1,2% menjadi $72,85 setelah sebuah kapal pengangkut gas diserang di lepas pantai Oman saat melewati Selat Hormuz. Serangan ini memunculkan kembali keraguan terhadap gencatan senjata yang rapuh sejak akhir Juni dan mengingatkan pasar bahwa risiko geopolitik di kawasan masih belum terselesaikan.

Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun meningkat tiga basis poin menjadi 4,50%. Harga emas mengalami penurunan untuk hari kedua beruntun ke sekitar $4. 125 per ounce seiring dengan penguatan dolar. Yen sedikit menguat ke sekitar 161,81 per dolar meskipun hedge fund memiliki posisi paling negatif terhadap mata uang tersebut sejak tahun 2007.

Pasar saham pada 7 Juli: S&P 500 dan NASDAQ melanjutkan penguatan

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa tugas langsung bagi pembeli adalah menembus level resistance di $7.518. Keberhasilan menembus level tersebut akan mengonfirmasi potensi kenaikan dan membuka jalan menuju $7.544. Mempertahankan kendali di atas $7.574 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Di sisi bawah, pembeli perlu mempertahankan level $7.494. Penembusan di bawah level tersebut kemungkinan akan mendorong indeks kembali ke $7.474 dan membuka jalan menuju $7.451.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading