logo

FX.co ★ Ulasan GBP/USD. 10 Juli. Pound Sterling Memulihkan Keadilan

Ulasan GBP/USD. 10 Juli. Pound Sterling Memulihkan Keadilan

Ulasan GBP/USD. 10 Juli. Pound Sterling Memulihkan Keadilan

Pasangan mata uang GBP/USD kembali menguat pada hari Kamis, meskipun sebenarnya tidak ada alasan yang jelas untuk pergerakan tersebut. Menariknya, pada periode ketika pound melemah setiap hari, hampir semua analis ramai-ramai membicarakan krisis politik, sikap hawkish Federal Reserve terkait kebijakan moneter, lemahnya perekonomian Inggris, serta prospek ekonomi yang tidak pasti. Namun sekarang, semua seakan diam. Pound sudah menguat selama dua minggu, naik 270 pip dan sepenuhnya menutup gelombang penurunan sebelumnya. Namun, entah mengapa tidak ada yang membahas alasan kenaikan pound, padahal belum lama ini semua memprediksi kejatuhannya.

Dua minggu lalu kami sudah menyebutkan bahwa tidak ada dasar kuat bagi dolar AS untuk menguat. Gagasan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan satu atau dua kali lagi sampai akhir tahun hanyalah spekulasi. Perlu diingat, pada bulan Maret, dot plot yang sama justru menunjukkan pelonggaran kebijakan moneter pada akhir tahun. Jadi, dot plot ini bisa saja berubah lagi pada bulan September, dan pasar akan kembali berlomba menyesuaikan ekspektasi yang mungkin saja tidak terealisasi. Saat ini, pasar mendasarkan asumsinya pada inflasi AS yang naik dari 2,4% menjadi 4,2% dalam tiga bulan terakhir. Namun, tingkat inflasi tersebut bisa saja sangat berbeda pada bulan September. Harga minyak telah turun, dan kecuali Donald Trump benar-benar berniat memperbarui perang dengan Iran, harga minyak kecil kemungkinan kembali menembus $100 per barel. Dengan demikian, tekanan harga diperkirakan akan mereda. Jika pada bulan September The Fed melihat inflasi di kisaran 3%, apa gunanya menaikkan suku bunga acuan?

Selain itu, pasar tenaga kerja AS kembali mulai menghadapi masalah. Pada paruh kedua tahun lalu, pasar tenaga kerja merupakan alasan utama pemangkasan suku bunga sebesar 0,75%. Karena itu, tidak bijak beranggapan bahwa kondisi pasar tenaga kerja sekarang tidak penting. Justru sebaliknya. Jika pasar ini menyusut dan bergejolak, The Fed akan berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan yang bersifat "hawkish". Kevin Warsh memang bisa secara terbuka menjanjikan kepada pasar bahwa suku bunga akan dinaikkan atau inflasi akan ditekan dengan cara apa pun. Namun, satu panggilan dari Gedung Putih saja bisa mengubah pandangan ketua The Fed. Tentu saja, keputusan tidak diambil oleh Warsh seorang diri, tetapi ia memiliki pengaruh tertentu terhadap anggota FOMC lainnya.

Pada timeframe mingguan, pasangan GBP/USD telah bergerak datar (flat) hampir selama satu tahun. Karena tidak ada dasar (selain faktor geopolitik) bagi dolar AS untuk menguat di bawah kepemimpinan Donald Trump, kami memperkirakan fase flat ini akan berakhir dan tren naik yang dimulai pada 2022 akan berlanjut. Dalam beberapa minggu mendatang, kami memperkirakan kenaikan setidaknya hingga level 1,3650, mengingat pound Inggris baru-baru ini turun ke bagian bawah kanal flat mingguan. Oleh karena itu, kami menantikan pergerakan menuju batas atas kanal tersebut.

Ulasan GBP/USD. 10 Juli. Pound Sterling Memulihkan Keadilan

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama 5 hari trading terakhir per 10 Juli adalah 62 pip, yang dikategorikan sebagai "rata-rata". Dengan demikian, kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak dalam rentang yang dibatasi oleh level 1,3340 dan 1,3464 pada hari Jumat. Saluran atas regresi linear menuju ke bawah, yang menunjukkan tren bearish. Indikator CCI telah dua kali memasuki area oversold dan membentuk dua divergensi bullish, yang mengisyaratkan potensi berakhirnya tren turun.

Level support terdekat:

S1 – 1,3367

S2 – 1,3306

S3 – 1,3245

Level resistance terdekat:

R1 – 1,3428

R2 – 1,3489

R3 – 1,3550

Rekomendasi Trading:

Pasangan mata uang GBP/USD mempertahankan tren turun yang diduga sebagai koreksi dalam tren naik yang lebih besar pada timeframe harian atau mingguan. Latar belakang fundamental secara keseluruhan bagi dolar tetap negatif, namun pada tahun 2026, ketegangan geopolitik yang kemudian diikuti dengan kesiapan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan telah memberikan dukungan yang signifikan bagi mata uang Amerika. Ketika harga berada di bawah rata-rata pergerakan, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target 1,1353 dan 1,1292. Di atas garis rata-rata pergerakan, posisi beli relevan dengan target 1,3428 dan 1,3464. Saat ini, pelaku jual berada dalam posisi sangat kuat tanpa alasan yang terlihat jelas.

Penjelasan untuk Ilustrasi:

  • Saluran regresi linear membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya menuju ke arah yang sama, hal ini menunjukkan tren yang kuat.
  • Garis rata-rata pergerakan (pengaturan 20,0, diperhalus) menentukan tren jangka pendek dan arah yang sebaiknya diikuti dalam trading;
  • Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi;
  • Level volatilitas (garis merah) mewakili saluran harga yang diperkirakan, di mana pasangan ini akan bergerak pada hari berikutnya, berdasarkan statistik volatilitas saat ini;
  • Indikator CCI yang memasuki area oversold (di bawah -250) atau area overbought (di atas +250) mengindikasikan bahwa pembalikan tren ke arah sebaliknya sedang mendekat.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading